Tabur Puja Kurangi Ketergantungan Warga Cabean pada Rentenir

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

204

YOGYAKARTA — Keberadaan Koperasi Unit Tabur Puja Kelompok Posdaya Angrek, terbukti mampu mengurangi ketergantungan masyarakat dusun Cabeyan Panggungharjo Sewon Bantul dari jeratan para rentenir.

Warga dusun Cabeyan, yang sebelumnya harus meminjam modal usaha kepada rentenir, kini telah banyak yang beralih dan bergabung dengan koperasi. Dampaknya, usaha milik warga pun secara bertahap nampak semakin maju dan berkembang.

“Dulu di dusun ini banyak warga yang pinjam modal usaha pada rentenir. Setiap hari banyak sekali rentenir yang berseliweran lewat gang-gang kampung. Namun sejak adanya Koperasi Tabur Puja sekarang sudah jauh berkurang,” ujar Ketua Koperasi Unit Tabur Puja Kelompok Posdaya Angrek, Suharno.

Suharno mengakui di dusun Cabean memang banyak terdapat para pelaku usaha kecil dan mikro. Sebagaimana pelaku UKM lainnya, mereka kerap kesulitan menjalankan usahanya karena keterbatasan modal. Sehingga tak jarang bank plecit pun kerap menjadi solusi instan bagi warga dalam mendapatkan tambahan modal.

“Memang pinjam di bank plecit itu mudah. Bisa langsung cair seketika. Tapi kan cicilanya harus dibayar tiap hari. Bunganya juga sangat tinggi sekali. Jadi sangat merugikan warga,” ujarnya.

Berbeda dengan bank plecit, pinjaman modal usaha lewat Koperasi Unit Tabur Puja, dinilai lebih menguntungkan. Dengan proses serta syarat pencarian dana yang juga sangat mudah, bunga yang harus dibayarkan tiap anggota juga terbilang relatif jauh lebih kecil.

“Pinjaman Tabur Puja syaratnya mudah. Cukup fotokopi KTP suami istri. Tanpa butuh agunan. Jadi tidak ribet seperti di bank. Bunganya juga jauh lebih kecil dibanding bank plecit. Mengangsur cicilannya juga sebulan sekali, tidak setiap hari. Jadi tidak merasa selalu dikejar-kejar,” katanya.

Unit Tabur Puja Kelompok Posdaya Angrek sendiri merupakan koperasi simpan pinjam yang berdiri sejak tahun 2013 di dusun Cabeyan. Selama beberapa tahun berdiri, Koperasi ini mengalami perkembangan pesat dari sisi jumlah anggota karena berbagai manfaat dan kemudahan yang ditawarkannya.

“Saat awal berdiri itu, anggota kita hanya sekitar 20 orang saja. Namun sekarang sudah ada 30 anggota lebih. Banyak yang akhirnya mau bergabung karena memang Tabur Puja bisa menjadi solusi penambahan modal usaha bagi warga,” katanya.

Baca Juga
Lihat juga...