Tabur Puja Tingkatkan Perekonomian Warga di Solok

Editor: Koko Triarko

333
SOLOK – Komitmen dan berpikir luas adalah kunci untuk mempersiapkan diri menghadapi hidup, yang masih dianggap butuh usaha besar untuk mencapai kesejahteraan. Untuk itu, perlu ada upaya menggarap dan mengelola berbagai potensi yang ada.
Hal inilah yang ditangkap oleh Tabur Puja, dengan memberikan pinjaman modal usaha kepada masyarakat, khususnya yang masih berstatus kurang mampu. Melalui Pos Pemerdayaan Keluarga (Posdaya), Tabur Puja hadir dari sisi pilar ekonomi, yang tujuannya untuk mengentaskan kemiskinan dan mewujudkan kedaulatan masyarakat.
Seperti yang dilakukan oleh salah satu kelompok Tabur Puja di Kabupaten Solok, Sumatra Barat, yakni Tabur Puja Koto Hilalang, yang merupakan daerah yang kaya dengan hasil pertanian. Mulai dari kakao, padi, cabe, dan jenis pangan lainnya. Bahkan bisa dikatakan, bergairahnya pertanian di Koto Hilalang ini berkat adanya Tabur Puja.
Ketua Kelompok Tabur Puja, Siti Sanida, mengatakan, saat ini dengan memiliki 70 orang nasabah Tabur Puja, kondisi perekonomian masyarakat terlihat lebih hidup dibandingkan sebelum hadirnya Tabur Puja. Melalui pinjaman demi pinjaman yang dicairkan, dapat membantu masyarakat untuk mengelola pertaniannya.
“Di sini, sawah dan kebun kakao cukup luas, buktinya sebagian besar penikmat Tabur Puja adalah pertanian. Bila sedang musim panen, perekonomian masyarakat di sini sangat menggairahkan. Hal semacam inilah yang kita harapkan, Tabur Puja hadir menggairahkan ekonomi rakyat,” katanya, Sabtu (29/9/2018).
Menurutnya, selain adanya usaha pertanian yang  dijalani oleh masyarakat di Koto Hilalang, usaha rakyat lainnya yang  turut diberi pinjaman modal usaha oleh Tabur Puja juga ada dari warung kalontong, menjahit, lontong gulai sarapan pagi, dan jual gorengan. Untuk usaha ini, juga tidak kalah baiknya dengan usaha pertanian masyarakat, karena usaha tersebut juga berkembang dengan baik.
Ia menceritakan, berkembangnya usaha rakyat terlihat seperti untuk warung kelontong itu, semula hanya menjual makanan ringan untuk anak-anak, kini sudah bisa menambah barang kebutuhan rumah tangga dan dapur.
Begitu juga untuk usaha menjahit. Awalnya, hanya mendapatkan pesanan dari masyarakat sekitar. Kini, dengan telah bisa memenuhi bahan seperti benang dan kain dasar, telah bisa melayani pesanan menjahit dalam jumlah yang banyak.
“Yang jelas, yang kita bantu itu ialah masyarakat yang ingin menjalankan usaha dan untuk keluarga kurang mampu. Bukan dari pinjaman itu untuk konsumtif kebutuhan rumah tangga,” ucapnya.
Ia mengatakan, keberadaan Tabur Puja benar-benar mendapatkan respons yang positif dari masyarakat dan pemerintah nagari di Koto Hilalang. Bahkan, informasi adanya Tabur Puja untuk memberikan kemudahan dalam pinjaman lunak Skim Tabur Puja, telah terkabar hingga ke pelosok Nagari Koto Hilalang.
“Jadi, tahunya keberadaan Tabur Puja ini dari mulut ke mulut masyarakat juga. Artinya, pesan baik berkembang dan membuat masyarakat lainnya berkeinginan membuka usaha baru dari pinjaman Tabur Puja,” jelasnya.
Baca Juga
Lihat juga...