Tewasnya Suporter Persija, Anies Desak Pengungkapan Hingga Tuntas

Editor: Mahadeva WS

184

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sangat menyesalkan kejadian pengeroyokan yang menewaskan seorang suporter pendukung Persija Jakarta, Jakmania bernama Haringga Sirilla, Minggu (23/9/2018). 

“Kami semua berduka atas kejadian pengeroyokan yang menyebabkan tewasnya seorang suporter, Haringga, yang kejadiannya kemarin di Bandung,” kata Anies, Senin (24/9/2018).

Anies berharap, aparat kepolisian mengungkap secara tuntas kejadian tersebut. Seluruh oknum pelaku yang terlibat dalam kejadian tersebut, diharapkan dapat dihukum seadil-adilnya. “Karena ini memang peristiwa hukum, kita harapkan bisa ditindak dengan tegas. Semua pelakunya jangan ada yang tersisa. Semua pelakunya harus di periksa dan keadilan harus ditegakkan,” tegasnya.

Gubernur DKI Jakarta sudah mendatangi rumah korban, yang berada di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (24/9/2018) pagi. Dalam kunjungan tersebutm Anies tidak bertemu dengan keluarga almarhum. Menurut keterangan tetangga Haringga, almarhum dikenal sebagai seorang Jakmania yang loyal.

“Keluarga sudah kembali ke Indramayu karena jenazah langsung dibawa ke Indramayu dan dimakamkan di sana. Dari cerita mereka, memang keluarga yang sangat sederhana tapi anaknya sangat suka dengan Persija dan ke mana pun Persija bertanding, selalu ikut,” tandas Anies.

Mantan Mendikbud itu menilai, Haringga orang yang tidak berdosa, dan menjadi korban keganasan sekelompok suporter fanatik. Anies dibuat heran, karena masih ada orang yang bisa berbuat seganas itu kepada manusia lain. “Tidak tahu apa yang sesungguhnya terjadi sehingga orang bisa bertindak seganas itu, orang yang tidak berdosa, hanya karena dia membawa tim berbeda, merasakan kekerasan yang brutal. Nanti kita harus tanya pada mereka yang ahli soal ini,” tandasnya.

Mengenai kejadian tersebut, Anies mengaku sudah menghubungi Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Namun upaya untuk membahas persoalan tersebut, masih belum bisa tersambung. Kendati demikian, kasus ini adalah tindak pidana, sehingga sepenuhnya akan diserahkan ke pihak berwajib.

Diharapkan Anies, suporter Persija Jakarta untuk tetap tenang menghadapi kasus tersebut. Anies meminta, Jakmania menghargai proses hukum yang berlangsung. “Dan kepada Jakmania, meskipun berduka, marah, kecewa, mari kita tunjukan bahwa pendukung Persija adalah orang-orang yang menjunjung tinggi supremasi hukum, menghargai prinsip-prinsip penegakan hukum, dan kita percayakan penyelesaian ke aparat penegak hukum,” harapnya.

Tewasnya anggota Jakmania, Haringga Sirla, menambah panjang daftar supoter yang meregang nyawa, saat gelaran pertandingan sepak bola di Indonesia. Haringga merupakan orang ke-70, yang tewas dalam pertandingan sepak bola sepanjang 23 tahun terakhir. Dalam kasus tewasnya Haringga, polisi sudah menetapkan tujuh orang tersangka. Pengeroyokan terjadi, sebelum laga Persib versus Persija pada Minggu (23/9/2018) dimulai.

Baca Juga
Lihat juga...