Tim Gabungan Berhasil Evakuasi Nelayan Tenggelam di Perairan Ketapang

Editor: Makmun Hidayat

373

LAMPUNG — Tim gabungan personel Search And Rescue (SAR) Lampung, Kepolisian Air Polres Lampung Selatan, Polsek Penengahan dan masyarakat berhasil menemukan nelayan yang hilang di perairan Ketapang Lampung Selatan.

Kepala Unit Siaga SAR Bakauheni Lampung, Rakhmat Afriza menyebut korban hilang bernama Taufik (45) warga Dusun Muara Kamal Desa Ketapang Kecamatan Kabupaten Lampung Selatan.

Kepala Unit Siaga SAR Bakauheni Lampung, Rakhmat Afriza (topi Basarnas) saat berada di rumah duka nelayan tenggelam di perairan Bakauheni – Foto: Ist/Henk Widi

Dijelaskan Rakhmat, berdasarkan kronologis kejadian, nelayan korban tersebut hilang sejak Jumat (14/9) saat akan mencari ikan dengan menggunakan jaring. Sesuai kebiasaan nelayan tersebut berangkat sejak Subuh dan akan kembali untuk menjemput istri bekerja. Namun hingga sore belum pulang dan setelah dihubungi melalui telepon genggam dalam kondisi aktif, namun tidak diangkat.

Istri korban yang kuatir menyampaikan kondisi tersebut kepada sang adik lalu menyusul di lokasi tempat biasa ia mencari ikan. Setelah dilakukan proses pencarian perahu milik Taufik ditemukan di dekat Pulau Seram Besar tak jauh dari Ketapang.

Meski perahu untuk mencari ikan ditemukan bersama dengan telepon seluler di dalam perahu, namun Taufik tidak berada di sekitar perahu dan di sekitar Pulau Seram.

“Kami mendapat informasi dari salah satu warga di Bakauheni terkait hilangnya salah satu nelayan Ketapang lalu meluncur ke lokasi,” terang Rakhmat Afriza saat dikonfirmasi Cendana News, Sabtu (15/9/2018).

Sebanyak enam personel kantor SAR Lampung disebut Rakhmat Afriza, selanjutnya mendatangi rumah korban yang berada di Ketapang. Selain itu tim unit siaga SAR Bakauheni juga mengerahkan truk personel, kendaraan rescue carrier, kapal RIB (Rigid Inflatable Boat) serta peralatan selam Basarnas Lampung sebanyak dua set.

Selain berkoordinasi dengan sejumlah nelayan tim juga melakukan koordinasi dengan anggota Polair Polres Lamsel, Polsek Penengahan, keluarga korban.

Setelah proses koordinasi tim melakukan pencarian hingga radius tiga kilometer dari sekitar lokasi ditemukan perahu milik korban. Tim Rescue, Unit Siaga SAR Bakauheni kantor SAR Lampung akhirnya berhasil menemukan korban bernama Taufik tersebut dalam kondisi meninggal dunia berjarak satu kilometer dari lokasi kejadian dan selanjutnya korban dievakuasi ke rumah duka.

Penemuan korban tersebut diakui Rakhmat Afriza sekaligus operasi pencarian dinyatakan selesai. Korban yang sudah ditemukan selanjutnya dibawa ke rumah korban untuk disemayamkan.

Kepada nelayan, Rakhmat mengimbau untuk berhati-hati mengingat kondisi perairan Selat Sunda didominasi angin kencang dan gelombang tinggi. Ia juga mengimbau kepada sejumlah pihak untuk berhati-hati saat melakukan aktivitas di laut terutama dalam kondisi cuaca buruk.

Baca Juga
Lihat juga...