Tingkatkan Kesadaran Berlalu Lintas, Polisi Edukasi Mahasiswa

Editor: Satmoko Budi Santoso

208

BALIKPAPAN – Bangun kesadaran tertib berkendara kepada masyarakat khususnya usia produktif ataupun muda, pihak Kepolisian Daerah Kalimantan Timur melalui Direktorat Lalu Lintas melakukan edukasi ke sejumlah perguruan tinggi di Balikpapan.

Kegiatan itu dirangkai dengan Program Police Goes to Campus yang sasarannya adalah mengedukasi mahasiswa.

Berdasarkan analisa dari kepolisian bahwa kecelakaan lalu lintas lebih dominan terjadi karena manusia, dan laka lantas terjadi pada usia produktif yaitu usia 16 hingga 30 tahun di antaranya mahasiswa dan karyawan.

“Kegiatan yang kini dilakukan adalah dalam rangka edukasi sekaligus sosialisasi dengan konsep Police Goes to Campus. Dari analisas kita, faktor penyebab kecelakaan lalu lintas pada manusia lebih dominan. Sedangkan umurnya terjadi pada usia produktif 16 sampai 30 tahun yaitu karyawan dan mahasiswa,” papar Dirlantas Polda Kaltim, Kombes Pol Subandriya, di sela kegiatan Police Goes to Campus, di Gedung Kesenian Balikpapan, Kamis (27/9/2018).

Dirlantas Polda Kaltim Kombes Pol Subandriya – Foto Ferry Cahyanti

Dia menjelaskan, tujuan dari kegiatan tersebut agar mahasiswa sebagai agen perubahan dan pelopor keselamatan dalam berlalu lintas menjadi lebih peduli bahwa keselamatan dalam berlalu lintas bukan hanya sebagai kewajiban tetapi kebutuhan.

“Jadi sangat tepat memberikan edukasi pada mahasiswa dan akademisi untuk bisa menyikapi kecelakaan lalu lintas. Dengan kegiatan ini, ada imbauan moral bahwa kecelakaan itu bukan hanya tugas polisi saja tapi tugas semua,” tegas Subandriya.

Lanjut Subandriya, pendidikan lalu lintas dapat diartikan melakukan serangkaian usaha secara terprogram dan tersistem untuk melahirkan generasi yang memiliki etika dan budaya tertib berlalu lintas.

Pendidikan Lalu Lintas menfokuskan pada penanaman pengetahuan tentang tata cara berlalu lintas (transfer of knowledge) dan menanamkan nilai-nilai (tranform of values) etika dan budaya tertib berlalu lintas serta membangun perilaku pada generasi muda.

“Pemberian edukasi berlalu lintas ini tidak hanya menurunkan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, tapi setelah keluar dari sini mahasiswa sudah mengalami perubahan pentingnya tertib berlalu lintas,” tuturnya.

Selain edukasi ke mahasiswa, pihaknya menambahkan, edukasi juga dilakukan ke sejumlah sekolah dan komunitas, bagaimana aman dalam berlalu lintas.

Baca Juga
Lihat juga...