Tips Hidup Sehat Lansia Agar Tetap Produktif

Editor: Makmun Hidayat

239
Operation Manager RS Columbia Asia, Jakarta, Imelda Rahim - Foto: Ranny Supusepa

JAKARTA — Memasuki usia lanjut, biasanya banyak orang yang mulai berkurang aktivitasnya. Ada yang sengaja mengurangi karena takut kecapekan, ada yang terpaksa mengurangi sebagai akibat penyakit yang dideritanya.

Padahal seharusnya seorang lansia tidak boleh mengurangi aktivitasnya. Karena tetap aktif di masa tua akan membuat seseorang lebih sehat produktif dan bahagia.

Operation Manager RS Columbia Asia Jakarta Imelda Ramli menyampaikan bahwa para lansia yang tergabung dalam komunitas binaannya memang memiliki kegiatan rutin, salah satunya adalah senam.

“Di komunitas kami, usia 50 tahun sudah boleh bergabung. Ini lebih kepada keinginan kami untuk memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik termasuk untuk menyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang membuat para anggota kami yang notabene adalah lansia tetap beraktivitas dengan teman yang seumur dengan mereka,” kata Imelda, Jumat (31/8/2018).

Imelda menyebutkan bahwa aktivitas tetap dibutuhkan untuk menjaga kesehatan fisik dan mental pada lansia.

“Masa lansia ini bukan hanya berbicara tentang melakukan pengecekan kesehatan dan minum obat, tapi juga melakukan aktivitas yang sesuai dengan masa umur mereka misalnya senam jantung untuk mencegah jantung,” papar Imelda.

Karena dalam komunitas ini rata-rata mereka seumur, lanjut Imelda, jadi komunikasi mereka juga nyambung. Mereka merasa lebih nyaman dibandingkan ngobrol dengan anak-anak mereka. Hidup yang nyaman ini akan menunjang kesehatan para lansia.

Ketua IDI Jakarta Pusat, dr. Kemas Abdurohim, MARS, M. Kes, Sp.Ak saat mengisi Acara ISMKI di Batam – Foto: Ist/Ranny Supusepa

Sementara itu, Ketua IDI Jakarta Pusat dr. Kemas Abdurrohim MARS, M. Kes, Sp.Ak menyampaikan bahwa memasuki masa lansia artinya orang harus mulai waspada pada hadirnya penyakit-penyakit degeneratif.

“Memasuki umur lansia, penyakit yang biasa menghampiri itu antara lain jantung diabetes stroke maupun hipertensi,” katanya saat dihubungi terpisah.

Kalau sudah mengidap penyakit ini artinya si penderita harus rutin mengkonsumsi obat melakukan pengaturan makanan dan olahraga secara teratur

“Kalau di masa lansia tidak mau terkena penyakit penyakit seperti ini, ya dari muda harus melakukan pencegahan dini, seperti membiasakan latihan fisik 30 menit setiap hari. Misalnya dengan jalan cepat atau kegiatan olahraga lainnya yang bukan bersifat kompetisi,” papar Rohim.

Tidak merokok, menjaga berat badan, tidur yang cukup dan makan minum sehat, menurut Rohim juga merupakan sesuatu hal yang harus dijalankan sejak dini.

“Menginjak usia 40 tahun biasakan untuk melakukan check up sekali dalam setahun. Kalau yang memiliki hipertensi atau diabetes, harus melakukan cek laboratorium sebulan sekali untuk memastikan semua angka di bawah ambang batas yang ditentukan,” pungkasnya.

Baca Juga
Lihat juga...