TNI dan Polisi Patroli di Kawasan Hutan Jember

Editor: Mahadeva WS

263

JEMBER – Maraknya kebakaran hutan dan lahan (kahutla) diberbagai daerah, menuai reaksi antisipatif dari lintas aparat di Jember. Termasuk dari jajaran Polsek dan Koramil yang memiliki wilayah hutan di daerah tersebut.

Patroli dilakukan, untuk mencegah adanya kahutla yang bisa merusak ekosistem, menyebabkan polusi udara, serta mengganggu pandangan lalulintas darat maupun udara. Seperti yang dilakukan oleh jajaran Polsek Panti bersama Koramil 0824/14 Panti, yang bersinergi mengadakan patroli ke kawasan hutan di daerah tersebut.

Hutan baik milik Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) maupun Milik Perhutani yang ada di daerah tanggung jawab kedua institusi dipantau. Patroli dari Polsek Panti dipimpin Oleh Kapolsek, AKP M Zuhri, dengan 10 orang anggotanya. Sementara Danramil 0824/14 Panti, Kapten Inf Suparno, mengikuti patroli dengan enam orang anggotanya.

Patroli juga diikuti empat orang dari Satpol PP Kecamatan Panti. Rombongan bergerak ke kawasan hutan, sambil memasang spanduk himbauan, agar masyarakat sekitar hutan tidak membakar sampah, atau melakukan tindakan lainnya yang berpotensi menjadi kebakaran hutan.

Sebelum diberangkatkan, digelar apel oleh Kapolsek dan Danramil 0824/14 Panti. Seluruh personel diminta untuk melaksanakan kegiatan sebaik-baiknya, serta senantiasa menjaga faktor keamanan, selama dalam perjalanan patroli dikawasan hutan.

Komandan Kodim 0824 Jember, letkol Inf Arif Munawar menilai, patroli hutan sekaligus menghimbau masyarakat tersebut cukup positif. “Kebakaran hutan merupakan tragedi yang sangat merugikan baik pada faktor kesehatan masyarakat itu sendiri maupun pada faktor keamanan berlalu lintas baik didarat maupun lalu lintas udara, sedangkan penanganannya sangat sulit karena kebakaran kalau sudah merembet kepedalaman hutan tentunya sulit diakses oleh mobil pemadam kebakaran, ini yang patut kita pertimbangkan bersama.” kata Arif, Rabu (12/9/2018).

Pencegahan terjadinya kahutla merupakan tanggung jawab bersama, untuk itu diharapkan adanya peran serta masyarakat sekitar hutan, untuk menjaga agar kahutla tidak terjadi. “Saya yakin dengan kedewasaan masyarakat Jember, tentunya hingga saat ini belum terdapat kejadian kebakaran hutan, untuk itu saya menyampaikan terima kasih, dan dengan demikian bukan berarti kita tinggal diam, dengan patroli tersebut disamping terjalin Komunikasi sosial dengan masyarakat tentunya sekaligus mengingatkan kembali kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian hutan,” pungkasnya.

Baca Juga
Lihat juga...