TNI, POLRI, Warga dan Relawan Gotong Royong Perbaiki Pipa Air

Editor: Koko Triarko

1.482
LOMBOK – Selain mengakibatkan kerusakan pemukiman warga, gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat juga menyebabkan pipa saluran air bersih yang selama ini memenuhi kebutuhan warga rusak parah, dan tidak bisa digunakan akibat tertimbun longsor.
“Bencana longsor telah mengakibatkan pipa saluran air bersih bagi warga rusak, itulah yang menyebabkan saat terjadi gempa banyak masyarakat mengalami kesulitan air bersih,” kata Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) wilayah Sektor-2, Kolonel Inf. I Wayan Sulanjana, melalui keterangan tertulisnya, Jumat (7/9/2018).
Karena itu, untuk membantu memenuhi kebutuhan warga sehari-hari, jajaran TNI bersama masyarakat melakukan perbaikan dan penyambungan pipa air ke mata air yang ada, untuk dialirkan ke perkampungan warga Desa Senaru, Lombok Utara.
Menurutnya, sejak pipa sumber air bersih tersebut terputus akibat bencana gempa bumi beberapa waktu lalu, masyarakat di enam desa di sekitar Kecamatan Bayan kesulitan air bersih.
Untuk kebutuhan sehari-hari, air bersih sementara dipasok menggunakan mobil tangki air oleh personel TNI, Polri, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), PMI dan Relawan, secara bergantian.
“Semula masyarakat ketakutan, karena medan yang dilalui cukup ekstrem, harus melalui gua, dan lereng gunung yang terjal, setelah kita berikan pendampingan mereka bersemangat melakukan perbaikan pipa saluran air bersih,” katanya.
Medan yang cukup  terjal dan curam  mempengaruhi waktu perjalanan tim menuju lokasi dan juga harus melewati  gua sepanjang 600 meter, untuk memastikan pipa air yang  ada di dalam gua tidak bocor.
Setelah diketahui titik saluran yang rusak, TNI bersama masyarakat secara gotong royong  dengan perlengkapan seadanya, menyingkirkan batu-batu yang menimbun saluran air dan mengganti pipa yang rusak.
“Selama dua hari bekerja saling bahu membahu, akhirnya air dapat mengalir sampai ke Desa Senaru, dan warga dapat menikmati air bersih kembali,” ungkapnya.
Sekretaris Desa Selaru, Kecamatan Bayan, Muhamad Edy, mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih kepada TNI, Polri, Pemerintah Daerah dan relawan yang telah membantu memperbaiki instalasi saluran air bersih warganya.
Selama satu bulan lebih, masyarakat tidak bisa menikmati air bersih karena salurannya terputus, sekarang masyarakat bisa menikmati air bersih kembali.
“Selanjutnya, aliran air ini akan kita sambungkan ke empat gardu, melalui gardu tersebut nantinya akan dialirkan ke 15 dusun di sekitar kecamatan Bayan,” ucapnya.
Baca Juga
Lihat juga...