USN Kolaka Latih Pembuatan Pupuk Organik Limbah Ternak

873
Pengolahan pupuk organik, ilustrasi -Dok: CDN
KOLAKA – Universitas Sembilan Belas November Kolaka, Sultra, memberikan pelatihan pembuatan pupuk dengan memanfaatkan limbah ternak, khususnya kambing Ettawa, dalam pengembangan ilmu pertanian.
Dosen Fakultas Pertanian USN Kolaka, Hastuti, mengatakan program kemitraan masyarakat itu melibatkan Kelompok Tani Suka Maju Kelurahan Tandebura, Kecamatan Watubangga.
Dia menjelaskan, program itu juga memudahkan dosen dalam menjangkau petani dan peternak untuk mewujudkan pengabdian kepada masyarakat dengan bidang ilmu yang digeluti.
“Kami juga berterima kasih kepada Kemenristekdikti yang sudah membantu pendanaan dalam program kemitraan kemasyarakatan,” katanya, Jumat (14/9/2018).
Melalui program itu, kata Hastuti, peternak memahami tentang pemanfaatan limbah pertanian dan peternakan menjadi pupuk organik.
Ia menjelaskan tentang proses pembuatan pupuk organik dengan membuat unit pengolahan limbah ternak sapi dan kambing, yang dipadukan dengan ketersediaan bahan limbah organik lain, seperti Azolla, bonggol pisang, sabut kelapa, limbah rumah tangga, dan dedak untuk menjadi pupuk organik cair dan pupuk organik padat.
“Teknologi ini diberi nama teknologi ‘Portawa plus’ atau Pupuk Organik Produksi Petani Kelurahan Tandebura, Kecamatan Watubangga,” katanya.
Sebagai akademisi, dirinya akan melakukan analisis laboratorium dan menjadikan pupuk organik berbahan limbah hewan itu memperoleh hak paten, sehingga masyarakat bisa meningkatkan kesejehteraannya.
“Dengan adanya pupuk buatan ini, bisa meringankan beban petani dalam pembelian pupuk kimia,” katanya. (Ant)
Lihat juga...

Isi komentar yuk