Warga Desa Gera di Sikka Terpaksa Minum Air yang Keluar dari Celah Batu

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

160

MAUMERE — Warga dusun Wolokepo desa Gera kecamatan Mego kabupaten Sikka setiap hari terpaksa meminum air yang keluar dari lubang atau celah-celah batu. Sumber yang berjarak sekitar 300 meter dari perkampungan menjadi tumpuan akibat terhentinya pasokan dari pipa yang dibangun pemerintah.

“Dulunya air mengalir lancar saat pemasangan jaringan pipa dikerjakan oleh LSM Plan Internasional. Setelah ada proyek pemerintah tahun 2011 air sulit mengalir,” sebut Lukas Lura, warga desa Gera, Rabu (26/9/2018).

Beberapa hal yang menyebabkan terhentinya pasokan, di antaranya, sebut Lukas, warga yang bermukim di bagian hulu sering memotong pipa, sehingga dua dusun di hilir tidak kebagian air.

“Dua minggu lalu masih mengalir namun sekarang sudah tidak lagi,” ungkapnya.

Lukas Lura mantan aparat desa Gera kecamatan Mego. Foto : Ebed de Rosary

Salah satu tumpuan dalam mencukupi kebutuhan untuk minum dan keperluan sehari-harinya, seperti mandi, mencuci, minum ternak, masyarakat setempat terpaksa mengambil air yang keluar lubang batu.

“Airnya keruh kalau sering diambil tapi kalau pagi biasanya masih bersih. Kami harus jalan kaki dan melewati jalan desa yang mendaki sejauh 100 meter,” sebutnya.

Waktu jaringan dibangun oleh LSM Plan Internasional semua warga desa tidak kesulitan dan bak penampung berukuran besar yang dibangun di setiap dusun penuh air, bahkan meluap.

“Masuknya proyek pemerintah di tahun 2011 membuat kami susah air. Pipa air, mereka ganti dengan ukuran yang lebih kecil dan memakai jaringan yang sudah ada, milik Plan tersebut,“ sesalnya.

Bernadus Paro warga dusun Wolokepo desa Gera menambahkan, warga setempat berencana untuk membuat bak penampung di dekat lubang batu. Debit air dinilai cukup untuk keperluan masyarakat yang berjumlah sekitar 40-an kepala keluarga tersebut.

“Asalkan air yang keluar dari lubang batu tersebut ditampung dahulu sehingga tidak kotor dan bisa dialirkan ke bak penampung menggunakan mesin pompa. Ini salah satu cara agar tidak bergantung lagi kepada air dari jaringan pipa milik pemerintah,” tegasnya.

 

Baca Juga
Lihat juga...