400 Huntara Dibangun Kementerian BUMN di Sigi

270
Rumah rusak karena gempa, tsunami dan likuefaksi di Sigi Sulawesi Tengah - Dokumentasi CDN

PALU – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Longki Djanggola, di sela kunjungan melihat kondisi pengungsi akibat gempa di Kabupaten Sigi, Sabtu (13/10/2018), meletakan batu pertama, pembangunan 400 unit Hunian Sementara (Huntara) bantuan Kementerian BUMN melalui Bank Mandiri.

“Huntara yang dibangun memiliki 300 unit rumah, di Desa Lolu Karapan, dan 100 unit di Desa Sibalaya Selatan,” kata Karo Humas Pemprov Sulteng, Haris Kariming, Sabtu (13/10/2018).

Lokasi pembangunan huntara dinyatakan aman untuk didiami, hingga tersedianya hunian tetap dari pemerintah melalui Kementerian PUPR. Dengan dibangunnya huntara, maka Kabupaten Sigi menjadi daerah yang paling cepat menyediakan lahan untuk hunian sementara.

Gubernur berharap, Pemkab Sigi, dapat memastikan, warga yang nantinya menempati huntara adalah, benar-benar adalah warga pengungsi. Warga yang tidak mempunyai tempat tinggal lagi. Mereka adalah orang yang benar-benar kehilangan tempat tinggal, akibat bencana likuefaksi. Diharapkan, Bupati Sigi, camat dan kepala desa, melakukan pengkajian secara teliti, para calon penghuni huntara.

Dalam kunjungan ke Sigi, Gubernur Sulteng, didampingi Kepala Dinas Bina Marga, Syaifullah Djafar, dan Kepala BPBD Sulteng, Bartholomeus Tandigala. Rombongan meninjau kondisi jalan poros Palu-Kulawi dan Palu-Bangga.

“Untuk poros Palu-Kulawi yang sebelumnya putus total karena rusak berat kini sudah bisa dilalui dengan menggunakan kendaraan roda dua. Sementara poros Palu-Bangga belum pulih karena Kementerian PUPR bersama Dinas Bina Marga Sulteng sedang membangun jembatan darurat yang diharapkan selesai dalam lima hari ke depan,” pungkasnya. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...