Akses Transportasi di Pasaman Barat Terputus Akibat Longsor

152
Ilustrasi bencana longsor. -Foto: Dokumentasi CDN

SIMPANG EMPAT — Tanah longsor di tiga titik di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, Kamis malam, mengakibatkan akses transportasi menuju Simpang Empat dan sebalikya terputus total.

Informasi yang diperoleh di lapangan, titik pertama longsor terjadi di daerah Kapundung, Kecamatan Kinali mengakibatkan akses transportasi Simpang Empat-Padang putus total.

“Benar, informasinya longsor di Kapundung. Hingga Kamis malam pukul 21.15. WIB terjadi antrean kendaraan di daerah itu,” kata Kepala Bagian Humas Pasaman Barat Yosmar Difia di Simpang Empat, Kamis (11/10/2018).

Arus kendaraan dari Simpang Empat menuju Panti, Kabupaten Pasaman terputus akibat longsor di dua titik sekitar Rimbo Kejahatan, Kecamatan Talamau.

“Benar, longsor terjadi di dua titik sehingga kendaraan tidak bisa melewati jalan menuju Talu Kecamatan Talamau,” kata Camat Talamau Dasrial.

Ia mengatakan selain longsor, satu tiang listrik roboh dekat Jembatan Panjang Kecamatan Talamau.

“Arus transportasi terputus total timbal balik. Baik kendaraan dari Simpang Empat maupun dari arah Panti, dari Talu menuju Simpang Empat,” katanya.

Pihaknya bersama Polisi Sektor (Polsek) Talamau sedang menuju lokasi longsor untuk memberikan bantuan.

“Kita sudah koordinasikan dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pekerjaan Umum untuk mengatasi longsor sehingga kendaraan bisa melewati jalur itu,” ujarnya.

Hujan lebat masih berlangsung di wilayah Pasaman Barat hingga pukul 21.15 WIB. Sejumlah daerah mulai terkena banjir luapan sungai serta tidak tertampungnya air oleh drainase yang ada.

Di antara lokasi yang banjir, yakni daerah Jambak, Kecamatan Luhak Nan Duo, Kapa, Aia Gadang, Kecamatan Pasaman.

“Benar, petugas sudah turun ke lapangan memberikan bantuan. Saat ini kita masih mendata berapa jumlah rumah yang terendam banjir. Hujan lebat masih berlangsung,” kata Kepala BPBD Pasaman Barat,Try Wahluyo. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...