Akses Transportasi Simpang Empat-Ujung Gading Masih Terputus

267
Ilustrasi [cdn]

SIMPANG EMPAT, SUMBAR — Akses transportasi Simpang Empat-Ujung Gading, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) hingga Jumat siang masih terputus akibat banjir sejak Kamis (12/10) malam.

“Benar, akses transportasi masih terputus mengakibatkan antrean panjang kendaraan dari kedua arah,” kata Kepala BPBD Pasaman Barat, Tri Wahluyo di Simpang Empat, Jumat.

Menurutnya terputusnya akses transportasi itu disebabkan genangan air yang masih tinggi sampai ke jalan akibat meluapnya Sungai Batang Saman, Kamis (12/10) malam.

Pihaknya bersama tim gabungan saat ini terus memberikan bantuan evakuasi terhadap warga yang rumahnya terendam banjir.

“Kita fokus menyelamatkan jiwa warga saat ini sambil mendata berapa kerugian akibat banjir,” ujarnya.

Ia menyebutkan meluapnya Sungai Batang Saman terjadi pada Kamis malam akibat hujan yang terus terjadi dalam dua hari ini.

Saat ini petugas BPBD, SAR, pihak Kepolisian dan PMI sudah turun kelapangan untuk memberikan bantuan.

“Dari rumah warga yang terendam banjir, untuk sementara mereka mengungsi ke rumah sanak familinya yang tidak terkena banjir,” katanya.

Ia menjelaskan, hujan yang turun sejak Kamis (11/10) siang membuat sungai di sejumlah lokasi meluap ke pemukiman warga.

Data sementara 11 terdampak banjir di beberapa titik sejak Kamis (11/10) malam.

Ia mengakui kewalahan memberikan bantuan kepada warga dengan personel yang terbatas. Sebab, titik banjir sangat banyak dengan ratusan rumah warga yang terendam banjir.

“Kita fokus menyelamatkan warga yang terjebat di rumah, jembatan dan tempat lainnya untuk pindah kelokasi yang aman,” ujarnya.

Hingga Jumat pagi sejumlah daerah masih tergenang air.

Banjir di Pasaman Barat terjadi di Wonisari Kinali, Simpang Tiga, Jambak Luhak Nan Duo, Kapa, Sasak, Batang Saman Kecamatan Pasaman, Gunung Tuleh, Sungai Aur, Koto Sawah Ujung Gading, Ranah Batahan, Air Bangis, Parit dan sejumlah titik lainnya. [Ant]

Baca Juga
Lihat juga...