ASN Jabar Wajib Pakai Batik

152
Sejumlah motif batik - Foto Dokumentasi CDN

BANDUNG – Aparatur Sipil negara (ASN) di Pemprov Jawa Barat, diharuskan mengenakan batik dua kali dalam seminggu, setiap Kamis dan Jumat. Kebijakan tersebut diambil sebagai upaya ikut melestarikan dan menumbuhkan budaya cinta Batik.

“Salah satu upaya untuk terus mempromosikan batik sebagai warisan budaya Indonesia kepada dunia, saya menilai penyelenggaraan festival the mask painting memiliki semangat dan tujuan yang sama,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa, Selasa (2/10/2018).

Sejak penetapan batik sebagai Warisan Budaya Lisan dan Nonbenda untuk Kemanusiaan (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) pada 2 Oktober 2009 oleh UNESCO, maka setiap tanggal tersebut, masyarakat Indonesia dianjurkan untuk berbusana batik. Cara tersebut merupakan bentuk dukungan bangsa untuk menjadikan batik sebagai pakaian resmi di negeri sendiri. “Sehingga ayo pakai batik,” ajak Iwa.

Saat ini, setiap kabupaten dan kota di Jawa Barat, mempunyai motif batik daerah masing-masing. Dengan demikian, ada 27 motif batik khas. Sebagai bentuk apreasiasi bagi para pelaku dan perajin batik, Pemprov Jabar mendukung dengan mengikutsertakan batik pada berbagai kegiatan dan pameran melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat.

Pemprov Jabar juga mengapresiasi Batik Trusmi yang menyelenggarakan Mask Painting Festival 2018, di Cirebon. “Besar harapan, melalui acara semacam ini, kita dapat memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia, khususnya batik, sekaligus menjadikannya sebagai daya tarik bagi wisatawan dari dalam maupun luar negeri,” pungkas Iwa. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...