Balikpapan Bukukan Bantuan Rp1 Miliar bagi Korban Gempa Palu

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

171

BALIKPAPAN — Pembukaan posko bantuan untuk korban gempa Sulawesi Tengah di halaman Balaikota Balikpapan selama satu pekan terakhir berhasil mengumpulkan Rp1 miliar lebih. Bantuan uang tunai yang diterima posko sebesar Rp1.001.614.100, sedangkan melalui rekening Bencana Alam melalui Bank Kaltimra terkumpul Rp201.975.854.

Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi. Foto: Ferry Cahyanti

Adapun bantuan lainnya yang terkumpul di antaranya perlengkapan bayi hingga air mineral dan logistik. Semuanya langsung disalurkan untuk pengungsi yang singgah di Balikpapan maupun didistribusikan langsung ke Palu.

“Dikirim bersama bantuan resmi dari Pemkot Balikpapan ke kota Palu, Donggala dan Sigi. Pengungsi yang singgah di sini, diupayakan mendapat bantuan maksimal,” kata Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi, Selasa (9/10/2018).

Ia pun sangat mengapresiasi masyarakat yang memiliki rasa kepedulian tinggi untuk memberikan bantuan. “Jiwa sosialnya sangat tinggi, relawan juga bekerja dengan baik. Kedekatan masyarakat Balikpapan dengan Palu juga menjadi faktor tersendiri,” tandasnya.

Sementara dari data yang dihimpun, di posko pengungsian Base Ops Dhomber Lanud Balikpapan masih menampung 257 pengungsi. Sedangkan di Asrama Haji Batakan terdapat 108 pengungsi.

Asisten 1 Tata Kelola Pemerintahan, Syaiful Bahri menyebutkan, sebagian besar pengungsi tidak menetap. Mereka langsung dijemput keluarga ataupun berangkat ke daerah asal.

“Kalau yang belum ada tujuan, ditampung sementara di Asrama Haji Batakan,” urai Syaiful Bahri.

Pada Senin kemarin (8/10/2018) sebanyak 600 lebih pengungsi tiba di Pelabuhan Semayang menggunakan KM Labobar. “Dari jumlah itu, 17 orang diantarkan ke Asrama Haji Batakan karena belum ada tujuan,” bilang Syaiful.

Sementara itu, Polda Kaltim mengerahkan Tim Trabas untuk mendistribusikan bantuan logistik ke daerah terisolir yang berada di Kabupaten Sigi, Senin kemarin (8/10/2018).

Wakapolda Kaltim, Brigjen Pol Lukman Wahyu Hariyanto mengatakan, tim ini didatangkan langsung dari Kaltim untuk membantu pendistribusian sekaligus patroli pengamanan situasi di Kota Palu. Sebanyak 25 motor diturunkan dalam pendistribusian bantuan ke daerah terisolir di Sigi.

“Daerahnya terisolir. Sehingga harus pakai Tim Trabas. Jadi bantuan diangkut dengan sepeda motor trail. Nama daerahnya Raranggonau. Menuju ke sana hanya jalan setapak,” bebernya.

Tidak hanya membawa bantuan logistik, rombongan Polda Kaltim yang berada di Kota Palu juga mengirimkan tim dokter untuk para korban gempa di daerah Raranggonau tersebut.

Baca Juga
Lihat juga...