Balikpapan Daerah Penyangga Penanggulangan Bencana Palu

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

179

BALIKPAPAN — Menjadi salah satu daerah terdekat, Kota Balikpapan siap menampung warga Palu, Sulawesi Tengah dan telah menyediakan tempat penampungan. Bahkan hari ini (2/10), posko bantuan juga dibuka di halaman Kantor Pemerintahan.

Wali Kota Rizal Effendi menjelaskan, Balikpapan karena salah satu daerah terdekat sehingga harus siap membantu saudara yang terkena bencana.

“Jadi kita harus siap jika nanti ada saudara kita yang mengungsi atau singgah di Balikpapan. Sebagian sudah dikoordinir oleh Danlanud dan laut ditetapkan sebagai base nya,” jelasnya saat memantau pembukaan posko bantuan di halaman kantor Pemkot Balikpapan, Selasa (2/10/2018).

Pihaknya juga menunggu arahan dari pemerintah pusat dan malam nanti Panglima TNI bersama Kapolri datang ke Balikpapan untuk melakukan koordinasi terkait hal tersebut.

Rizal melanjutkan, dalam hal ini Balikpapan membantu Pemerintah Provinsi dan menyediakan logistik serta kebutuhan warga Palu yang menginap di lokasi penampungan.

“Yang mendesak itu selimut, pakaian dalam dan juga keperluan anak-anak, kita akan bantu. Dengan dana bisa dari masyarakat ataupun APBD. Kita akan lihat juga nanti petunjuk dari pusat, jangan sampai tumpang tindih soal pendanaan ini,” tuturnya.

Dari pantauan, bantuan untuk korban gempa di Palu terus berdatangan dari warga Balikpapan. Hal itu terlihat dari banyaknya masyarakat yang datang ke posko bantuan.

Sementara itu, dalam rangka menanggulangi bencana gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah, Kapolda Kaltim Irjen Pol. Drs. Priyo Widyanto dan Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Subiyanto memimpin Rapat Koordinasi mengenai Posko penampungan sehubungan Kota Balikpapan yang akan menjadi daerah penyangga penanggulangan bencana.

Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Ade Yaya Suryana mengatakan, sebelumnya telah dikoordinasikan dengan TNI dan Pemkot untuk dilakukan proses evakuasi korban ke Kaltim pada tanggal 30 September 2018.

“Korban akan langsung dirujuk ke RS Bhayangkara, RS Pertamina, RS Siloam dan RSUD Balikpapan,” sebut Ade.

Sedangkan korban yang masih trauma diistirahatkan di kantor Bea Cukai, sementara yang mengalami luka-luka langsung dibawa ke Rumah Sakit Pertamina untuk dilakukan perawatan lebih jauh.

Baca Juga
Lihat juga...