Bandara SAMS Kirim Bantuan dan Personel ke Palu

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

173

BALIKPAPAN — Hingga kini bantuan makanan dan kebutuhan untuk korban gempa di Palu, Sulawesi Tengah terus dilakukan pengiriman melalui Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan. Bahkan pihak bandara juga mengirimkan tim untuk memperbaiki fasilitas bandara yang mengalami kerusakan.

General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Balikpapan, Farid Indra Nugraha mengungkapkan, pengiriman terus dilakukan dan sebagai wujud kepedulian pada korban gempa. Pihaknya kembali salurkan bantuan logistik senilai Rp20 juta pada hari ini.

“Bantuan yang kami berikan berupa makanan agar mudah dimanfaatkan. Selain itu keperluan sehari-hari seperti popok bayi dan obat-obatan,” jelasnya di Balikpapan, Selasa (2/10/2018).

Adapun bantuan dari instansi, perorangan maupun perusahaan juga terus berdatangan.

“Saya harapkan korban bencana Gempa dan Tsunami di Sulteng dapat tertangani, bantuan yang terkirim dapat tersalurkan sesuai harapan,” Farid.

Selain itu PT Angkasa Pura I (Persero) Balikpapan juga mengirim tim untuk memperbaiki fasilitas bandara yang mengalami kerusakan akibat gempa.

“Untuk bantuan relawan dari PT. Angkasa Pura I (Persero) Balikpapan mengirimkan sebanyak 12 orang personel yang terdiri dari lima orang Avation Security, enam orang Airport Rescue Fire Fighting dan satu orang Teknisi untuk membantu memperbaiki Fasilitas Bandara,” sebutnya.

GM Angkasa Pura SAMS, Farid Indra Nugraha memberikan arahan. Foto: Ferry Cahyanti

Sementara itu, korban gempa dan tsunami di Palu maupun Donggala terus berdatangan ke Kota Balikpapan. Menurut data PT Angkasa Pura I Balikpapan hingga, Selasa (02/10) siang sudah 144 orang yang dievakuasi.

Diperkirakan korban gempa dan tsunami akan terus berdatangan, baik melalui jalur udara maupun laut, mengingat Kota Balikpapan merupakan daerah penyangga penanggulangan bencana gempa di Palu.

Sejak tanggal 28 September 2018 yang lalu PT. Angkasa Pura I Balikpapan telah membuka Posko Tanggap Darurat Bencana Gempa dan Tsunami untuk memastikan informasi dan pusat monitoring kedatangan para pengungsi.

Baca Juga
Lihat juga...