Banjir Rendam Pemukiman di Mamuju

140
Ilustrasi -Dok: CDN

MAMUJU – Banjir melanda wilayah Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Sabtu (13/10/2018) sore hingga malam. Akibatnya, ratusan rumah warga di kompleks BTN Ampi Kota Mamuju terendam.

Pantauan di Mamuju, Minggu (14/10/2018) dinihari, banjir menggenangi wilayah BTN ampi di Jalan Pababari, Kota Mamuju. Banjir terpantau setinggi lutut manusia dewasa, air masuk kerumah warga menggenangi rumah dan isinya. Kendaraan tidak dapat melintas, karena dapat membuat air yang menggenangi jalan bergelombang dan menghantam pemukiman.

Masyarakat terlihat berusaha mengamankan barang berharga miliknya ketempat yang lebih aman. Banjir terjadi karena air di kanal wilayah itu meluap tidak sanggup menampung limpahan air. Selain di BTN ampi, sejumlah ruas jalan dan pemukiman lain juga terendam banjir, diantaranya di jalan Teuku Umar, jalan Nelayan, sekitar wilayah Stadion Manakarra, Mamuju. Kemudian di Jalan Soekarno Hatta, jalan Jendral Sudirman, banjir juga menggenang hingga setinggi lutut orang dewasa.

Wawan, salah seorang warga menyebut, drainase yang buruk, karena tersumbat dan sebagian rusak, membuat air hujan tidak bisa mengalir ke laut. Dampaknya, banjir menggenangi jalan maupun pemukiman.

Saat ini warga menurutnya, masih trauma dengan banjir besar yang melanda Mamuju pada 2017 silam. Saat itu banjir mengakibatkan sejumlah rumah hanyut, dan ribuan rumah terendam, sehingga warga tidak bisa beristirahat dengan tenang. Kondisi jalan dan pemukiman warga yang tergenang ketika musim hujan, merupakan kejadian langganan yang pasti dialami setiap tahun. Hal tersebut seharusnya sudah diantisipasi pemerintah, sehingga mesti melakukan penataan kota mencegah banjir. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...