Bawaslu: Banyak Terjadi Pelanggaran Pemasangan APK di Bekasi

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

231

BEKASI — Divisi Pengawasan dan Hubungan antar Lembaga Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bekasi, Ali Mahyail mengingatkan peserta Pemilihan Umum (Pemilu), baik partai Politik maupun calon anggota legislatif dapat mematuhi cara pemasangan alat peraga sesuai Peraturan KPU (PKPU) 33 dan UU No.7 tahun 2017.

“Peraturan itu mengatur mekanisme, tempat pemasangan alat peraga seperti baliho, banner dan lainnya,” jelas Ali di sela sela acara pisah sambut Ketua KPU Kota Bekasi, Selasa (9/10/2018).

Divisi Pengawasan dan Hubungan antar Lembaga Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bekasi, Ali Mahyail. Foto: Muhammad Amin

Dikatakan, prinsipnya, untuk kampanye jangan sampai dilakukan di masjid, sekolah dan larangan menggunakan fasilitas negara atau daerah. Hal lain adalah merusak alat peraga calon lain.

Ali mengakui, dalam hal pengawasan alat peraga, Bawaslu Kota Bekasi belum maksimal di lapangan. Pasalnya, lanjut dia, hingga sekarang KPU Kota Bekasi belum membuat aturan tentang alat peraga.

“Panwas masih melakukan pengawasan yang bersifat umum, seperti pemasangan alat peraga di pohon. Sudah memberikan teguran ke beberapa caleg yang melanggar,” ujarnya.

Menurutnya, banyak pelanggaran soal pemasangan alat peraga di Kota Bekasi. Ia mencontohkan, seperti pemasangan di mobil angkotan kota. Itu jelas melanggar melanggar UU lalu lintas tahun 2009 dan PKPU 33 tahun 2013, tentang kampanye.

“Menindak lanjuti itu Bawaslu Kota Bekasi, akan berkoordinasi dengan Polantas dan Dishub untuk menertipkan,” tegas Ali.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyindir soal pemasangan iklan lengkap dengan nomor urut di berbagai media cetak dan online. Sesuai aturan kampanye di media cetak ataupun online ketentuannya diatur minimal 21 hari sebelum pencoblosan.

“Sebenarnya ini dilema, di satu sisi rekan media nanti tidak dapat pemasukan,” jelasnya mengaku belum memberi teguran untuk itu

Sementara itu Ketua KPU Kota Bekasi, Sumarheni menyatakan, pihaknya akan bekerja dengan profesional, dan maksimal dalam menjalankan amanah demokrasi.

“Setelah dilantik, KPU Kota Bekasi langsung bekerja. Dengan tim baru ini, semoga dapat menjalankan amanah demokerasi,” paparnya.

Baca Juga
Lihat juga...