BNPB: WNA Mendapatkan Prioritas Evakuasi, Dua Masih Hilang

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

203

JAKARTA — Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, warga negara asing yang menjadi korban gempa bumi dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah akan mendapatkan prioritas untuk dievakuasi. 

“Ratusan WNA tersebut memang mendapatkan prioritas untuk dievakuasi menggunakan pesawat Hercules baik dari Palu menuju Jakarta atau Makassar,” kata Sutopo saat konferensi pers di Gedung BNPB, Jakarta, Selasa (2/10/2018).

Menurut Sutopo, hingga saat ini warga negara asing yang berhasil diidentifikasi mencapai 120 jiwa. Masih ada dua WNA yang masih belum diketahui keberadaannya.

“Jumlah yang tercatat adalah 122 WNA, di mana 120 sudah berhasil teridentifikasi, sudah kontak langsung dan dapat namanya. Sedangkan dua orang lagi belum diketahui keberadaannya,” sebutnya.

Lebih lanjut Sutopo mengatakan, yang belum teridentifikasi berasal dari Korea Selatan dan Belgia. Menurut data yang dimiliki pihaknya, ada dua WNA asal Belgia yang sedang berada di Sulteng saat bencana terjadi. Namun, satu sudah diketahui dan berhasil dievakuasi ke Jakarta.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho. Foto: M. Hajoran Pulungan

“Satu WNA asal Belgia belum bisa kita ketahui sampai saat ini. Sementara satu WNA asal Korea Selatan yang belum ditemukan, diduga masih terjebak di bawah reruntuhan Hotel Roa-Roa, Palu, Sulteng,” ujarnya.

Sutopo memaparkan, dari total 122 WNA asing itu ada WNA asal Singapura (2), Belgia (2), Perancis (8), Spanyol (1), Vietnam (11), Thailand (30), China (21), Sri Lanka (7), Belanda (7), Jerman (20), Swiss (1), Timor Leste (4), dan Hong Kong (2).

Empat hari pasca bencana, jumlah korban yang meninggal dunia terus bertambah, hingga saat ini tercatat sudah 1.235 orang yang berhasil diidentifikasi.

“Diperkirakan akan terus bertambah. Karena tadi sudah ada 15 korban meninggal, tapi belum bisa diidentifikasi,” katanya.

Baca Juga
Lihat juga...