Damandiri-Mekarsari, Prakarsai Pendirian Kawasan Agrowisata di Wanareja

Editor: Mahadeva WS

502

CILACAP – Yayasan Damandiri bersama dengan Taman Buah Mekarsari, memprakarsai pendirian kawasan agrowisata, di Kecamatan Wanareja, Cilacap Jawa Tengah. Upaya itu diawali dengan mendorong pengembangan usaha di sektor pertanian, khususnya tanaman buah di desa Madura, yang merupakan desa binaan Yayasan Damandiri melalui program Desa Mandiri Lestari. 

Ketua Yayasan Damandiri, Subiyakto Tjakrawerdaya mengatakan, upaya pengembangan usaha di bidang pertanian sangat penting dilakukan. Upaya tersebut untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya petani. Usaha diversivikasi pertanian seperti budi daya Melon Hibrida Mekarsari SH1, yang merupakan jenis varietas unggul, hasil pengembangan Mekarsari, dinilai akan dapat memacu pendapatan petani di masa depan.

Ketua Yayasan Damandiri, Subiyakto Tjakrawerdaya – foto Jatmika H Kusmargana

“Ini merupakan sebuah awal langkah besar, untuk mewujudkan cita-cita Pak Harto untuk mensejahterakan masyarakat, termasuk petani. Dimana beliau mendirikan Yayasan Damandiri ini, untuk membantu mengatasi persoalan kemiskinan. Walaupun sudah wafat, melalui yayasan, beliau masih bisa membantu masyarakat secara nyata,” tandas Subiyakto dalam acara panen perdana Melon Hibrida Mekarsari SH1 di desa Madura, Wanareja Cilacap Jawa Tengah, Sabtu (13/10/2018).

Di Kecamatan Wanareja, khususnya Desa Madura, dikembangkan sebagai kawasan agrowisata. Hal itu mempertimbangkan, potensi besar yang tersimpan. Hal itu tidak terlepas dari kondisi alam di sekitar kawasan tersebut, yang merupakan perbukitan, dan lahannya cocok untuk ditanami berbagai macam buah-buahan. “Selain Melon Hibrida Mekarsari SH1, nanti juga akan dikembangkan 10 macam jenis buah seperti jambu kristal, jambu air, alpukat hingga durian. Semuanya merupakan varietas buah unggul terbaru dengan banyak keunggulan yang merupakan hasil pengembangan Kebun Buah Mekarsari,” tambahnya.

Direktur Utama Taman Buah Mekarsari, Siti Hutami Endang Adiningsih atau Mamiek Soeharto menilai, dirintisnya kawasan angrowisata di Desa Madura, akan dapat membantu petani, untuk fokus mengembangkan usaha pertanian. Termasuk juga memudahkan pemasaran produk buah hasil produksi mereka.

“Dengan menjadi kawasan agrowisata, konsumen akan dapat langsung ke sini untuk membeli buah petani. Sehingga nilai jualnya juga akan meningkat, sehingga petani akan semakin untung. Nanti kita juga akan bantu memangkas rantai perantara, sehingga mereka bisa jual langsung ke supermarket dan sebagainya,” tambahnya.

Memiliki berbagai jenis bibit buah unggul melon hibrida , mulai dari varietas SH1 hingga SH20, Taman Buah Mekarsari, rencananya akan mengembangkan beberapa jenis varietas melon di Kecamatan Wanareja. Dimana di setiap desa akan dikembangkan satu jenis varietas berbeda untuk memberikan pilihan bagi konsumen.

Baca Juga
Lihat juga...