Dana Terkumpul di Balikpapan untuk Palu Diusulkan Bangun Sekolah

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

217
Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi. Foto: Ferry Cahyanti

BALIKPAPAN — Bantuan uang bagi korban gempa di Palu, Sulawesi Tengah terus mengalir, baik melalui posko maupun rekening yang dibuka Pemerintah Kota Balikpapan. Bahkan sebelumnya pemda juga menyalurkan melalui APBD kota sebesar Rp1 miliar.

Penyaluran bantuan yang dilakukan saat ini adalah dengan pendistribusian logistik kepada pengungsi, baik yang berada di Balikpapan maupun di daerah bencana gempa Palu.

“Dalam penyaluran dana lambat tidak apa-apa, karena dulu kita juga bantu sekolah untuk gempa yang terjadi di Padang. Dapat dimanfaatkan bangun sekolah atau infrastruktur lainnya,” ungkap Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi, Kamis (11/10/2018).

Dikatakannya, dalam waktu dekat akan mengirimkan bantuan uang tersebut kepada Pemerintah Provinsi yang kemudian dimanfaatkan sebagai pembangun infrastruktur.

“Ada uangnya Rp2 miliar lebih, cukup untuk bangun sekolah. Ya kalau monumental bagus sekali,” tandasnya.

Kendati demikian, pihaknya akan melihat apa yang dibutuhkan dalam pembangunan kembali atau recovery. Karena untuk pemulihan pembangunan dibutuhkan waktu dua tahun seperti halnya Padang dan Aceh.

Sementara itu, bantuan yang terkumpul hingga Kamis siang (11/10) sebesar Rp1,8 miliar. Bantuan uang terdiri dari donasi yang diberikan masyarakat Balikpapan dan sekitarnya di posko sebesar Rp1,190 miliar sedangkan melalui rekening mencapai Rp600 juta.

“Bantuan uang ini kita serahkan ke pemerintah kota untuk pendistribusian,” sebut Nur Sukmawati, Kordinator Posko Terpadu kantor Walikota.

Disebutkan, bantuan berupa barang yang dibutuhkan pengungsi makanan jadi, beras, susu, perlengkapan bayi, selimut, ambal, baju baru telah dikirimkan secara bertahap melalui Lanud Balikpapan dan kapal laut milik Wakil Wali Kota Balikpapan.

“Barang-barang ini sudah kita kirim ke Lanud Balikpapan sebanyak tiga kali diterbangkan. Lalu ada juga melalui kapal laut di Kariangau dua kali, ” bilang Nur Sukmawati.

Rencanya posko yang dibuka oleh Pemerintah Kota balikpapan hingga 16 Oktober mendatang. Bantuan uang dan barang terus berdatangan, bahkan bantuan barang datang juga dari daerah lain seperti Banjarmasin, Samarinda, Kutai Timur, Tenggarong baik melalui perorangan, lembaga maupun perusahaan.

Baca Juga
Lihat juga...