Denpasar Komitmen Kurangi Penggunaan Plastik

Editor: Mahadeva WS

185
Sekretaris DLHK Kota Denpasar, IB Putra Wirabawa.-Foto: Sultan Anshori

DENPASAR – Pemerintah Kota Denpasar, melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mengimbau, seluruh karyawan di instansi pemerintah maupun swasta, pelaku usaha serta masyarakat, untuk mengurangi penggunaan produk berbahan plastik.

Sekretaris DLHK Kota Denpasar, IB Putra Wirabawa mengatakan, imbauan tersebut mempertimbangkan plastik akan menjadi sampah yang mempunyai sifat sulit terurai. Selain itu, sifat sulit terurai menjadikan sampah plastik akan berdampak negatif bagi lingkungan hidup, flora, fauna, dan kesehatan manusia itu sendiri.

Himbauan itu disampaikan dalam rangka tindaklanjut Perpres No.97/2017, tentang kebijakan dan strategi nasional, pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga (Jakstranas), serta pengurangan sampah sebanyak 30 persen di 2025.

Diperlukan upaya serius dan nyata, dalam pelaksanaan program pengurangan sampah plastik. “Kami menghimbau kepada seluruh karyawan di instansi/perusahaan pemerintah maupun swasta, pelaku usaha serta masyarakat agar mengurangi penggunaan produk plastik. Mari kita pergunakan bahan yang lebih ramah lingkungan mengingat saat ini sudah banyak bahan organik yang bisa dimanfaatkan,” kata Gus Tra, Jumat (5/10/2018).

DLHK memberi contoh langsung pada upaya pengurangan penggunaan plastik. Di setiap kegiatan rapat, mengurangi penggunaan bahan plastik seperti pembungkus ataupun kemasan. Diharapkan setiap instansi juga tidak menggunakan kantong plastik, dalam kegiatan keseharian seperti aktivitas belanja.

“Mari kita bersama meminimalisir penggunaan produk plastik mulai saat ini, selain itu kami menghimbau kepada instansi/perusahaan pemerintah maupun swasta, pelaku usaha serta masyarakat agar menyerukan serta menyosialisasikan menyetop penggunaan produk plastik sehingga tidak mustahil di tahun 2025 mendatang bisa terbebas dari sampah plastik,” pungkasnya.

Baca Juga
Lihat juga...