Dieng dan Lampung Diguncang Gempa

2.064
Ilustrasi seismograf pencatat getaran gempa - Dok: CDN

PURWOKERTO – Kawasan Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, diguncang gempa tektonik berkekuatan 2,4 Skala Richter (SR). Catatan BMKG Banjarnegara, gempa terjadi pada pukul 06.23 WIB.

“Gempa yang berpusat di koordinat 7,35 lintang selatan dan 109,92 bujur timur atau di darat berjarak 14 kilometer arah tenggara Dieng dengan kedalaman 9 kilometer tersebut terjadi pada pukul 06.23 WIB,” ungkap Kepala Stasiun Geofisika BMKG Banjarnegara, Setyoajie Prayoedhie, Sabtu (13/10/2018).

Memperhatikan lokasi episenter, dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal. Dimungkinkan gempa terjadi akibat aktivitas sesar lokal. Gempa tersebut dirasakan oleh sebagian masyarakat di kawasan Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara. “Berdasarkan hasil pemantauan kami hingga pukul 08.30 WIB, belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan,” kata Setyoajie.

Menurutnya, struktur tanah di Dataran Tinggi Dieng sangat rentan terhadap guncangan yang disebabkan gempa. Guncangan akan mengakibatkan kerusakan bangunan, meskipun kekuatannya di bawah 5 SR, seperti yang terjadi pada 2013 silam. Kendati demikian diimbaunya, masyarakat tetap tenang dan agar tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Dieng, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Bambang Giat Gunawan mengatakan, berdasarkan pengamatan visual, gempa pada Sabtu (13/10/2018), pukul 06.23 WIB, tidak berdampak pada peningkatan aktivitas sejumlah kawah, di sekitar Dataran Tinggi Dieng.

Berdasarkan pengamatan di Pos PGA Dieng, pusat gempa tersebut diperkirakan berada di dekat Gunung Pangonan. “Dari visual, tidak ada perubahan, Kawah Sileri masih normal. Kawah yang lokasinya agak dekat dengan Gunung Pangonan adalah Sikidang dan Sibanten, keduanya masih aman,” jelasnya.

Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjarnegara, Andri Sulistyo mengatakan, pihaknya masih memantau perkembangan, dan dampak dari gempa berkekuatan 2,4 SR di Dataran Tinggi Dieng.

BPBD Banjarnegara, masih berkoordinasi dengan Pos PGA Dieng dan Stasiun Geofisika BMKG Banjarnegara, terkait dengan gempa tersebut. “Hingga saat ini, kami belum menerima laporan dari para kepala desa di sekitar Dataran Tinggi Dieng terkait dengan kemungkinan adanya kerusakan yang disebabkan oleh gempa. Teman-teman sukarelawan juga turut memantau perkembangan di lapangan,” katanya.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga menyampaikan, telah terjadi gempa bumi tektonik berkekuatan 3,7 pada SR, Sabtu (13/10/2018), pukul 09.18,55 WIB, di barat daya Pesisir Barat, Provinsi Lampung.

Menurut BMKG, lokasi gempa berada pada koordinat 5.65 derajat Lintang Selatan (LS), 103.87 derajat Bujur Timur (BT), 51 kilometer barat daya Pesisir Barat, Lampung. Pusat gempa pada kedalaman 21 kilometer. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...