Dinas Pendidikan Kembali Sosialisasi MR ke Sekolah

Editor: Mahadeva WS

218

BALIKPAPAN – Untuk mencapai pelaksanaan vaksin campak dan rubella lebih dari 90 persen, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Balikpapan, kembali melakukan sosialisasi ke sekolah. Sosialisasi dilakukan, dari jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Sosialisasi yang dilakukan, menjelaskan kebijakan lanjutan program imunisasi tersebut. Hal itu menjadi tindaklanjut, setelah terjadinya perdebatan kandungan vaksin, yang mengakibatkan capaian pelaksanaan imunisasi belum mencapai target. “Yang harus dipahami adalah, bahayanya virus rubella. Apabila terjangkit sangat membahayakan anak-anak. Intinya kami sangat mendukung pelaksanaan vaksin MR, tapi kalau untuk pencapaian, silahkan ke Dinas Kesehatan Kota,” terang Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Balikpapan, Muhaimin, Kamis (4/10/2018).

Menurut Muhaimin, sejak awal pelaksanaan imunisasi untuk siswa sekolah, tidak menemui kendala. Namun pro dan kontra yang terjadi, membuat pencapaian tidak maksimal. “Semuanya kembali ke DKK (Dinas Kesehatan Kota Balikpapan), supaya vaksin bisa dilaksanakan karena demi kesehatan anak-anak kita. Kemudian yang kedua kita akan dihadapkan kembali ke sekolah-sekolah mengenai pentingnya vaksin itu,” bebernya.

Dia mengatakan apabila terjadi perdebatan, semuanya akan dikembalikan kepada MUI dan Kemenag, untuk menjelaskannya ke masyarakat. Untuk mencapai target, Disdikbud juga akan melaksanakan rapat koordinasi kembali dan mengundang kembali kepala sekolah TK, SD, dan SMP se Balikpapan.

“Kalau untuk saat ini sebenarnya semua sekolah sudah didatangi tim vaksin, tapi memang capaiannya di tiap sekolah belum ada yang sampai 90 persen. Makanya kami kembali koordinasi dengan sekolah dengan mengundang Kepala Sekolah,” tutur Muhaimin.

Hasil koordinasi, diyakini pelaksanaan imunisasi campak dan rubella bisa berjalan maksimal, karena hal ini juga untuk kesehatan anak-anak. Berdasarkan data, ada 172.780 anak di kota Balikpapan yang seharusnya memperoleh imunisasi Measles dan Rubella (MR). Mereka adalah, anak berusia 9 hingga 15 tahun. Siswa sekolah sebanyak 118.607 anak, dan di luar sekolah berjumlah 54.173 anak.

Baca Juga
Lihat juga...