Dinkes Sikka Diminta Rutin Awasi Kedaluwarsa Makanan

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

235

MAUMERE — Dinas Kesehatan kabupaten Sikka bersama dengan dinas Perindustrian, Koperasi dan UKM kabupaten Sikka diminta untuk selalu rutin melakukan pengecekan makanan dan minuman di berbagai swalayan, toko dan minimarket dan kios di kabupaten Sikka.

“Banyak makanan dan minuman yang dijual di tempat-tempat tersebut bisa jadi sudah kedaluwarsa karena masyarakat tidak memahaminya. Para penjual pun tidak mengerti dan dampaknya terhadap konsumen,” sebut Yosephina Nona, warga kota Maumere, Jumat (5/10/2018).

Regina C. Nona, kepala seksi Kefarmasian dinas Kesehatan kabupaten Sikka. Foto : Ebed de Rosary

Yosephina menyebutkan, selain di kota Maumere, pengecekan juga harus dilakukan hingga ke kios-kios di desa-desa sebab yang paling banyak makanan dan minuman kedaluwarsa berada di desa.

“Masyarakat di kota saja tidak memahami dan tidak mengecek saat membeli makanan dan minuman apalagi di desa-desa yang masyarakatnya minim pengetahuan soal kedaluwarsa,” tuturnya.

Waktu pengecekan yang dilakukan bulan Juni 2018 di beberapa toko besar di kota Maumere saja petugas masih menemukan makanan, minuman bahkan kosmetik yang kedaluwarsa masih dijual.

“Kalau di kota saja masih banyak apalagi di kios-kios kecil di desa. Kami takutkan kalau yang mengkonsumsi makanan dan minuman adalah anak-anak,” ungkapnya.

Regina C.Nona kepala seksi Kefarmasian dinas Kesehatan kabupaten Sikka mengakui di kios dan toko-toko terutama di pasar-pasar tradisional masih banyak yang menjual makanan, minuman dan kosmetik yang sudah kedaluwarsa.

“Dalam Sidak yang kami lakukan Juni 2018 lalu, banyak makanan kaleng, minuman serta kosmetik baik yang sudah kedaluwarsa, mengalami kerusakan serta tidak memiliki izin edar,” sebutnya.

Regina menyebutkan, inspeksi dilakukan setiap 6 bulan dengan melibatkan kantor dinas Perindustrian, Koperasi dan UKM kabupaten Sikka, dinas Ketahanan Pangan serta Polres Sikka.

“Ternyata masih ada tempat usaha yang menjual dan kami sudah memberikan sosialisasi terkait dampaknya bagi kesehatan serta dampak hukumnya bagi penjual. Banyak penjual yang tidak memahami termasuk soal mengecek produk yang kedaluwarsa,” terangnya.

Dengan adanya temuan ini, kata Regina, pihaknya mengajak masyarakat agar lebih berhati-hati dan teliti saat membeli makanan, minuman, kosmetik serta obat-obatan. Agar tidak ada efek samping terhadap kulit dan kesehatan, bahkan dapat menyebabkan keracunan dan meninggal dunia.

“Pembeli sebaiknya harus mengecek tanggal kedaluwarsa di setiap kemasan produk yang dijual agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan,” imbaunya.

Bila mengkonsumsi makanan dan minuman yang telah kedaluwarsa, terang Regina, pembeli akan merasa pusing kepala, mual, muntah dan mengalami sakit perut. Jika kondisi tubuh tidak fit dan memiliki stamina rendah maka bisa menyebabkan stroke dan kematian.

Baca Juga
Lihat juga...