Dishub Bekasi Tutup Jembatan Enam Kalimalang

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

251

BEKASI — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi melakukan penutupan fungsional jembatan enam Kalimalang. Hal tersebut dalam rangka mendukung proyek strategis nasional (PSN) pembangunan tol Bekasi, Cawang dan Kampung Melayu (Becakayu).

“Penutupan akan efektif mulai Sabtu, 6 Oktober 2018 berlaku hingga tiga bulan ke depan,” jelas Kabid Lalu Lintas Dishub Kota Bekasi, Johan Budi Gunawan kepada wartawan, Kamis (4/10/2018).

Dikatakan, ketetapan waktu berdasarkan negosiasi dan koordinasi untuk percepatan pelaksanaan di lapangan. Kebijakan diambil lantaran ada pemasangan pilket dan penghancuran pier pada jembatan yang semula biasa digunakan untuk putaran kendaraan dari Galaxy menuju Bekasi tersebut.

Diterangkan, PT Waskita harus membongkar Jembatan Enam agar melancarkan proses pembangunan Becakayu. Untuk membuat empat tiang, pihak pelaksana harus melakukan pengerukan.

“Kita sudah negosiasi, hasilnya penutupan itu maksimal berlangsung selama tiga bulan. Karena menyangkut kelancaran lalulintas,” ujar

Mengingat Jembatan Enam ditutup, fungsionalnya dialihkan ke Jembatan Caman. Kendaraan dari Galaxy yang ingin menuju Bekasi dan menuju Jorr atau Jakarta, maka diharuskan berputar di Jembatan Caman.

“Untuk simpang Galaxy tidak ada perubahan sirkulasi lalu lintas. Yang berubah drastis itu simpang Caman. Kendaraan dari Jakarta yang ingin menuju ke Jatibening tidak dapat langsung berputar, harus menuju Galaxi dan berputar disana,” jelas Johan.

Dishub sendiri telah meminta tiga klausul kepada PT Waskita dalam rangka menjaga arus lalu lintas tetap optimal. Pertama fasilitas lalu lintas sudah disiapkan, seperti rambu-rambunya.

Kedua, penerangan jalan, karena jalur di bawah tol kondisi gelap. Ketiga, tidak boleh ada sisa pekerjaan pada ruas jalan yang ada untuk menghindari terjadi penyempitan jalur.

“Kalau ketiga klausul kami ini tidak dipenuhi, maka terpaksa kami harus tunda pembangunannya. Untuk itu diharapkan pengertian masyarakat jika terjadi kemacetan dan lainnya, karena ini demi pembangunan Tol Becakayu,” pungkas Johan.

Baca Juga
Lihat juga...