DKI Siapkan Rute Jak Lingko-Rusunami Klapa Village

Editor: Koko Triarko

182
JAKARTA – Gubernur DKI, Anies Baswedan. ingin menyediakan rute program integrasi antarmoda atau Jak Lingko di Jakarta, ke rumah susun sederhana milik (rusunami) yang diberi nama SUMAWA, kepanjangan dari solusi rumah warga dengan down payment (DP) Rp0 di Pondok Kelapa, Jakarta Timur.
“Kita nanti akan mengatur, agar jaringan Jak Lingko itu akan bisa menjangkau wilayah di sini,” ujar Anies, di lokasi pembangunan rusunami Klapa Village, Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Jumat (12/10/2018).
Orang nomor satu di DKI tersebut ingin warga yang tinggal di kawasan rusunami memiliki akses kendaraan umum yang mudah. “Sehingga harapannya, warga tinggal di rumah yang dibangun khusus untuk Samawa ini mereka akan punya akses kendaraan umum yang mudah,” ujarnya.
Mantan Rektor Universitas Paramadina ini juga menegaskan, jika angkutan umum di Rusunami Klapa Village adalah prioritas utama. Dengan penghuni Klapa Village yang merupakan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), dia ingin jika warga di sana bisa mendapatkan fasilitas mudah dan terjangkau.
“Sehingga mereka tidak harus ke mana-mana menggunakan kendaraan pribadi. Khususnya untuk pekerja. Jadi, fasilitas yang diprioritaskan adalah fasilitas kendaraan umum massal. Itu yang akan kami siapkan,” tegas Anies.
Selain itu, Anies menyebutkan, rute Jak Lingko nantinya akan menjangkau semua lokasi Rusunami DP 0 rupiah. Hal itu menjadi salah satu fasilitas pendukung hunian DP 0 rupiah.
Pada tahap pertama, rusunami dengan DP 0 rupiah dibangun di Pondok Kelapa. Rusunami Klapa Village ini akan dibangun 4 tower dengan total 780 unit hunian. Terbagi menjadi dua tipe rumah yakni tipe 21 dan tipe 36. Harga paling murah nantinya akan dijual seharga Rp 184 jutaan hingga termahal Rp 310 juta.
Untuk warga DKI Jakarta yang berminat bisa mendaftarkan diri mulai 1 November 2018. Pendaftaran bisa dilakukan dengan dua cara, yakni online melalui dp0rupiah.jakarta.go.id, dan offline dengan mendatangi loket Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI atau kantor wali kota setempat.
Peluncuran program ini diharapkan bisa menjadi bantuan kepada warga DKI, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), yang belum memiliki rumah.
“Jadi, hari ini hari yang bersejarah, karena program DP Rp 0 resmi diluncurkan. Pergub-nya sudah keluar, Nomor 104 Tahun 2018, dan program ini nanti akan mulai dibuka pendaftaran pada 1 November 2018 mendatang,” katanya.
Sementara itu, PD Pembangunan Sarana Jaya sebagai BUMD yang menggarap proyek ini menargetkan, jika Januari 2019 proses pengerjaan struktur bangunan (topping off) sudah selesai 100 persen. Sedangkan serah terima akan diberikan pada bulan Juli 2019.
Rusunami yang dibangun di lahan seluas 1,5 hektare ini masih dalam tahap pembangunan, dan ditargetkan rampung pada Juli 2019.
Baca Juga
Lihat juga...