Dua Puluh Lima Tahun Kalimalang Kumuh, TNI Turun Tangan

Editor: Satmoko Budi Santoso

329

BEKASI –  Dandim 0507/Kota Bekasi, Letkol Arm. Abdi Wirawan, membuka karya bakti, pembersihan dan pedalaman alur, terusan Kalimalang sepanjang 10 kilometer. Pembersihan dimulai dari Kelurahan Harapan Mulya, Teluk Pucung dan akan berakhir di Babelan Kabupaten Bekasi, Rabu (3/10/2018).

“Ini adalah bentuk keprihatinan saja, karena melihat air Kalimalang kotor, diketahui sudah hampir 25 tahun, tidak pernah dilakukan pembersihan. Sementara Kalimalang adalah sumber air baku PDAM Tirta Patriot,” tegas Abdi Wirawan, usai pelaksanaan pembukaan acara.

Dandim 0507/Kota Bekasi Letkol Arm. Abdi Wirawan saat membuka kegiatan Karya Bhakti dan Wakil Walikota Bekasi Triadhianto. Foto Muhammad Amin

Dikatakan, Kalimalang menjadi sumber utama penyuplai kebutuhan bahan baku PDAM, dan airnya didistribusikan kepada masyarakat untuk diminum, mandi dan keperluan lainnya bagi warga Kota Bekasi dan DKI Jakarta.

Disamping itu, lanjut Wirawan, pembersihan sekaligus pendalaman alur Kalimalang, dalam rangka menyambut musim hujan yang diperkirakan datang dalam waktu dekat. Artinya, papar dia, pembersihan dan pedalaman alur dilakukan selain untuk pembersihan juga mencegah terjadinya kemungkinan banjir jika musim hujan.

Lebih lanjut, dia mengatakan, kegiatan pembersihan Kalimalang, melibatkan seluruh personel Dandim 0507 Kota Bekasi, terutama dari wilayah Koramil 01 dan 03. Mereka sifatnya hanya mendampingi karena kegiatan tersebut menggunakan alat berat.

“Personel TNI ini, sifatnya hanya mendampingi. Apa yang bisa dikerjakan dengan tangan maka akan dilakukan TNI. Kegiatan ini ikut melibatkan kecamatan, kelurahan, Polresta Metro Bekasi Kota dan PJT 2 Pusat selaku penanggungjawab Kalimalang,” papar Wirawan.

Menurutnya, pelaksanaan karya bhakti dengan melakukan pembersihan Kalimalang sudah dilaksanakan dari sebulan lalu. Diperkirakan dua bulan ke depan jalur terusan Kalimalang sepanjang 10 meter akan selesai.

Wirawan berharap, melalui kegiatan ini bisa membantu dan dirasakan langsung oleh masyarakat dampaknya, seperti Kalimalang menjadi bersih, konsumen PDAM lebih sehat dan sejahtera. Dalam kesempatan itu, ia juga menyinggung soal maraknya pencemaran Kali Bekasi.

“Isu Kali Bekasi juga akan menjadi perhatian Dandim 0507 Kota Bekasi dan akan mengundang seluruh steak holder dari hulu sampai ke hilir. Karena untuk mengatasi pencemaran Kali Bekasi tentu harus dimulai dari hulu,” pungkasnya.

Wakil Walikota Bekasi Tri Adhianto – Foto Muhammad Amin

Sementara itu, Wakil Walikota Bekasi, Tri Adhianto, mengaku, Pemerintah Daerah sangat mendukung kegiatan Dandim 0507. Dia mengatakan, Pemerintah akan menyiapkan peralatan untuk mobilisasi.

“Ini bentuk kepedulian untuk menyiapkan kebutuhan air baku yang selama ini selalu telat dan masih belum maksimal. Ini juga sekaligus untuk menghadapi musim hujan,” jelas Mas Tri, sapaan akrab wakil Walikota Bekasi itu.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, bahwa menyelesaikan suatu persoalan harus secara intensif misalnya dalam melakukan perbaikan lingkungan terutama untuk saluran air baku.

“Saya berharap, selama pelaksanaan pembersihan terusan Kalimalang, masyarakat sekitar dapat membantu dan juga memaklumi jika ke depan akan sedikit terganggu seperti macet dan kotor. Karena minimnya lahan untuk jumping maka dalam pengerjaannya akan memberi ketidaknyamanan di tengah masyarakat. Masyarakat harus memaklumi karena ini bagian dari proses,” pungkas Tri.

Baca Juga
Lihat juga...