Dua Robokas Isi Stan Singkawang Expo

240
Ilustrasi robot - Dokumentasi CDN

PONTIANAK – Dua buah Robokas (Robot Barang Bekas), buatan petugas UPT Pengelolaan Sampah Singkawang, dipajang pada pameran Singkawang Expo.  Pameran berlangsung 13 hingga 20 Oktober 2018.

Kepala UPT Pengelolaan Sampah Singkawang, Rustam Effendy mengatakan, dua Robokas ini dipajang di luar dan di dalam stan. Keberadaanya untuk menarik perhatian masyarakat. Kehadirannya bertujuan untuk mengingatkan masyarakat, betapa pentingnya mengelola barang-barang bekas seperti plastik. “Maka dari itu, diimbau untuk tidak dibuang begitu saja bahkan dibakar,” ujarnya, Minggu (14/10/2018).

Masyarakat diminta, mengumpulkan barang bekas plastik, untuk diolah kembali termasuk bisa untuk dijual dan dimanfaatkan. “Paling tidak kita bisa mengurangi volume sampah,” ungkapnya.

Kasi Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Singkawang, Metta mengatakan, robot ini dibuat dari jerigen bekas oli, bekas botol kemasan air minum, paralon, helm bekas dan barang-barang lain, sebagai salah satu upaya pemanfaatan sampah plastik (non organik). “Ide kreatif ini muncul karena melihat banyaknya sampah plastik yang ada di sekitar kantor. Ini menunjukkan bahwa jumlah plastiklah yang paling banyak mendominasi dari timbulan sampah di Kota Singkawang,” ungkapnya.

Untuk itu, agar mengurangi timbulan sampah, mulailah dari diri sendiri, untuk melakukan pemilahan sampah (organik dan non organik), dan memanfaatkan kembali sampah tersebut agar bernilai jual. “Apabila sampah dapat dikelola dengan menggunakan 3R (Reduce, Reuse dan Recycle), maka sampah pun dapat bernilai jual sesuai dengan semboyan mengubah sampah menjadi berkah,” jelasnya.

Sampah organik dapat dimanfaatkan menjadi pupuk dengan menggunakan komposter. Sedangkan sampah non organik dapat dimanfaatkan kembali seperti kerajinan tangan, mainan, hiasan dan sebagai bahan daur ulang. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...