Empat Orang Korban Meninggal Banjir Tanah Datar Ditemukan

141
Ilustrasi- Dok CDN

BATUSANGKAR – Korban meninggal dunia akibat banjir bandang yang melanda Kecamatan Lintau Buo Utara, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar) bertambah menjadi empat orang.

Proses pencarian korban yang dilakukan oleh petugas gabungan hingga Jumat (12/10/2018) sore, menemukan satu orang meninggal dunia. Sebelumnya sudah ditemukan tiga korban meninggal dunia, yang merupakan satu keluarga. “Hingga saat ini petugas terus melakukan penyisiran, guna mencari korban yang masih hilang,” kata Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Datar, Revoldesman, Sabtu (13/10/2018) dinihari.

Tiga korban yang merupakan satu keluarga tersebut adalah, Rani (30), Moch Steve Efendi (10) dan Aris (2,5). Sementara satu korban lain yang baru ditemukan adalah Yernida (56). Berdasarkan data yang diperoleh dari posko bencana banjir bandang di Mapolsek Lintau Buo Utara, diketahui bahwa Yernida merupakan warga Payakumbuh.

Hingga Sabtu (13/10/2018) pagi, petugas masih terus melakukan upaya pencarian terhadap dua korban yang dilaporkan masih hilang. Kedua orang itu adalah Erizal Efendi yang merupakan warga Lintau, serta Daswirman yang merupakan suami dari Yernida.

Selain menelan korban jiwa, banjir bandang tersebut juga merusak bangunan dan ifrastruktur yang ada di beberapa nagari atau desa di daerah itu. Di Nagari Tanjung Bonai tercatat, enam unit rumah yang rusak serta tiga unit warung hanyut. Di Nagari Lubuak Jantan, terjadi tanah longsor yang menimpa pengendara sepeda motor. Kedua korban dilaporkan selamat dan dirawat di puskesmas setempat.

Sementara banjir bandang yang melanda Nagari Batu Bulek, merusak satu unit rumah serta sawah ladang dan juga ternak warga. Beberapa korban selamat dari bencana itu dirawat di RSUD Batusangkar dan puskesmas setempat. Korban tersebut ialah H. Firdaus, Ermalius, Hendrita, Nurzahwani, Suyati dan Rizki.

Sekretaris Nagari Tanjung Bonai, Mardianus mengatakan, saat ini pihaknya membuka dapur umum dan posko pengaduan di Kenagarian Tanjung Bonai, sebagai kawasan terdampak bencana banjir bandang. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...