Erdogan: Turki Tetap Berada di Idlib Membantu Rakyat

161
Presiden Turki ke 12 Recep Tayyip Erdogan - Foto : Dokumentasi CDN

ISTANBUL – Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mengatakan, Turki tetap akan menyelamatkan jutaan orang dari penderitaan, melalui kestabilan yang dipertahankannya di Idlib. Dan hal itu ditegaskannya, akan tetap dilakukan tanpa batasan waktu.

“Turki menyelamatkan puluhan ribu orang dari kematian, jutaan orang dari penderitaan, melalui kestabilan yang dipertahankannya di Idlib,” kata Erdogan dalam acara santap malam Pertemuan Puncak Ke-4 Pengadilan Tinggi Internasional.

Dengan menampung lebih dari empat juta pengungsi dari Suriah, Irak, Afghanistan dan negara Afrika, Turki memikul beban dan menyelamatkan kehormatan masyarakat internasional. “Kami melakukan ini tanpa bantuan berarti dari organisasi dan masyarakat internasional. Kami telah mengeluarkan 33 miliar dolar, hanya untuk pengungsi Suriah,” kata Erdogan.

Di Suriah, Turki disebutnya, menangani sistem keamanan dan keadilan, yang pada gilirannya melicinkan jalan bagi perdamaian. Dia menyatakan, pemahaman Turki mengenai keadilan, berasal dari sejarahnya dan peradaban. Dengan demikian, Ankara akan terus berperang demi kepentingan utama saudaranya, dan semua umat manusia.

Setelah satu pertemuan di Sochi, Rusia, pada September yang mempertemukan Erdogan dan timpalannya dari Rusia Vladimir Putin, kedua negara itu sepakat untuk mendirikan zona demiliterisasi Idlib. Ankara dan Moskow juga menandatangani nota kesepahaman, yang menyerukan stabilisasi zona demiliterisasi Idlib, tempat aksi agresi dilarang dengan tegas.

Berdasarkan kesepakatan tersebut, kelompok oposisi di Idlib akan tetap berada di tempat tersebut. Sementara Rusia dan Turki, akan melakukan patroli gabungan di daerah itu, dengan tujuan mencegah pertempuran baru. Suriah baru saja keluar dari konflik yang memporak-porandakan negeri tersebut. Konflik meletus di Suriah pada 2011, ketika Pemerintah Presiden Bashar al-Assad menindas demonstrasi dengan kekuatan yang tak pernah terjadi sebelumnya. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...