Galeri ‘Omah Seni’ Diharap Jadi Destinasi Wisata Banyuwangi

184
Suasana Omah Seni Banyuwangi - Foto: Dok. Pemkab Banyuwangi

SURABAYA — Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, berharap galeri lukis bernama Omah Seni milik perupa nasional S Yadi K menjadi destinasi wisata baru di kawasan setempat.

“Tempatnya tak hanya ekslusif untuk para pecinta seni, tapi alternatif wisata baru di Banyuwangi,” ujarnya melalui siaran pers di Surabaya, Selasa (2/10/2018).

Menurut dia, tempat yang disediakan sangat menarik dan banyak tamu penasaran dengan proses kreatif karena bisa menyaksikan dan terlibat langsung dari aktivitas melukis.

Galeri seni tersebut berada di Jalan Kuntulan 135, Kelurahan Bakungan yang menyajikan puluhan lukisan karya pelukis kelahiran Banyuwangi tersebut.

Keberadaan Omah Seni yang diresmikan Bupati pada Senin (1/10) malam itu akan semakin melengkapi destinasi Gunung Ijen, sebab para wisatawan bisa menikmati lukisan setelah mendaki.

Ia juga berjanji turut serta mempromosikan keberadaan galeri tersebut, sekaligus menjadi paket-paket wisata yang bakal menambah koleksi lokasi wisata.

“Di Banyuwangi, selama ini melibatkan para seniman dan budayawan dalam menentukan kebijakan, terutama dalam menentukan berbagai bangunan-bangunan besar, seperti hotel dan tempat-tempat umum,” katanya.

Sementara itu, Yadi merupakan salah seorang pelukis kenamaan Indonesia yang karya-karyanya telah dipamerkan di tingkat nasional maupun internasional, bahkan pernah menggelar pameran tunggal di Edwin Gallery dan Taman Ismil Marzuki Jakarta.

Salah satu karyanya berjudul “Paju Gandrung”, yang menjadi salah satu koleksi Istana Negara, kemudian beberapa karyanya juga pernah dilelang di Balai Lelang Christies dan Shothebys di Singapura.

S Yadi K merasa tertantang dengan dorongan Bupati Anas dan menyampaikan bahwa geleri seninya akan menjadi pusat berkegiatan para perupa di Banyuwangi.

“Tempat Ini akan menjadi markas para perupa Banyuwangi yang siapa saja nantinya bisa berkunjung. Saya mendukung ide beliau, semoga galeri seni bisa menjadi bagian dari mengembangkan seni di Banyuwangi,” katanya.

Pada peresmian galeri juga dipamerkan lukisan bertajuk “Kembang Kawitan” yang digelar hingga November 2018. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...