Gunung Soputan Meletus, Tinggi Kolom Letusan 4.000 Meter

Editor: Mahadeva WS

219

JAKARTA – Gunung Soputan yang terletak di Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara, meletus pada Rabu (3/10/2018) sekira pukul 08.47 WITA. Pos Pengamatan Gunung Soputan PVMBG melaporkan, tinggi kolom abu vulkanik teramati sekitar 4.000 meter di atas puncak kawah, atau 5.809 meter di atas permukaan laut. 

“Kolom abu dengan tekanan kuat, teramati berwarna kelabu hingga coklat, dengan intensitas tebal condong ke arah barat dan barat laut. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 39 milimeter, dan durasi sekitar enam menit,” kata Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB lewat keterangan tertulis, Rabu (3/10/2018).

Menurut Sutopo, hujan abu vulkanik diperkirakann jatuh di daerah di barat dan barat laut Gunung Soputan. VONA (Volcano Observatory Notice of Aviation) Orange, yang berarti tidak mengganggu penerbangan. Sehingga Bandara Internasional Sam Ratulangi di Kota Manado, tetap beroperasi normal, karena posisi bandara berada di Tenggara Gunung Soputan.

“BPBD masih melakukan pemantauan. Belum ada laporan dampak letusan Gunung Soputan. Sementara itu untuk mengantisipasi dampak abu vulkanik, BPBD membagikan masker kepada masyarakat,” sebutnya.

Saat ini, Gunung Soputan berada pada Status Level III (Siaga), dengan rekomendasi, masyarakat agar tidak beraktivitas di seluruh area radius empat kilometer dari puncak Gunung Soputan. Termasuk aktivitas di dalam area perluasan sektoral ke arah Barat dan Barat Daya sejauh 6,5 kilometer dari puncak yang merupakan daerah bukaan kawah, untuk menghindari potensi ancaman guguran lava maupun awan panas.  “Masyarakat di sekitar Gunung Soputan dianjurkan agar menyiapkan masker penutup hidung dan mulut, guna mengantisipasi potensi bahaya gangguan saluran pernapasan jika terjadi hujan abu,” ujarnya.

Sutopo mengimbau, nasyarakat mewaspadai potensi ancaman aliran lahar yang dapat terjadi setelah erupsi, yaitu material erupsi terbawa oleh air, terutama pada sungai-sungai yang berhulu di sekitar lereng Gunung Soputan, seperti Sungai Ranowangko, Sungai Lawian, Sungai Popang dan Londola Kelewahu.

“Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang. Ikuti semua rekomendasi PVMBG. Pos pengamatan Gunung Soputan terus memantau aktivitas vulkanik. Masyarakat belum perlu mengungsi karena masih aman. Di dalam radius empat kilometer tidak ada permukiman. Jadi masih aman,” pungkasnya.

Baca Juga
Lihat juga...