Guru Honorer tak Bisa Ikut CPNS

Editor: Satmoko Budi Santoso

471

MATARAM – Ketentuan mengenai batasan umur maksimal 35 tahun yang ditetapkan Badan Kepegawaian Negara (BKN) bagi pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) atau ASN membuat banyak tenaga honorer, khususnya honorer guru tidak bisa ikut mendaftar seleksi CPNS 2018.

Terkait kondisi tersebut, Gubernur NTB, Zulkiflimansyah mengaku, tidak bisa berbuat banyak untuk membantu, karena memang sudah menjadi ketentuan dan kewenangan BKN sebagai penyelenggara seleksi CPNS.

“Ini sebenarnya kan isunya sudah lama, kita juga telah menyampaikan kepada Kemendikbud dan DPR,” kata Zul di Mataram, Kamis (4/10/2018).

Menurutnya, tuntutan semua honorer untuk bisa diangkat menjadi ASN, karena bagaimanapun pemerintah tentu menginginkan SDM pelayaman publik server yang memiliki kompetensi, karena itu tetap proses rekrutmen sesuai kompetensi.

Karena tidak mungkin ASN jadi tempat penampungan semua orang apalagi yang memang tidak memiliki kapasitas atau kemampuan, tapi di sisi lain pemerintah tentu juga tidak menutup mata terhadap orang yang pengabdiannya sudah begitu lama.

“Pemerintah menghargai pengabdian tenaga honorer yang sudah lama dan saat ini sedang dicari cara dan solusinya sebagai jalan keluar,” katanya.

Sebelumnya, ratusan guru honorer mengeluhkan persyaratan batasan maksimal usia bagi pelamar CPNS yang ditetapkan BKN yang hanya sampai 35 tahun. Akibat kebijakan tersebut banyak guru honorer yang usianya melewati ketentuan tersebut tidak bisa mendaftar.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB, jumlah guru honorer NTB sebanyak 6.700 orang. Dari jumlah tersebut, Pemprov NTB hanya akan mengakomodir 2.500 untuk pemerataan tenaga pendidikan di seluruh sekolah negeri dan swasta yang kekurangan tenaga pendidik.

Kepala Dikbud NTB, Muhammad Suruji mengatakan, perekrutan 2.500 guru honorer tersebut dilakukan murni kebutuhan melalui proses seleksi dengan sistem CAT untuk menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), yang gajinya diambilkan dari APBD. Seleksi sendiri akan dilakukan setelah penerimaan CPNS berlangsung.

Baca Juga
Lihat juga...