Indahnya Air Terjun Gua Kebon Kulon Progo

233
YOGYAKARTA – Matahari puncak musim kemarau begitu terik menyengat kawasan Kulon Progo, Yogyakarta siang itu. Namun di salah satu sudut desa Krembangan, Panjatan, suasana berbeda justru nampak tercipta.  
Sebuah sungai dari sumber mata air nampak mengalir melewati air terjun setinggi kurang lebih lima meter. Dari atas sungai, air bening nampak mengalir menyebar berjatuhan satu-satu. Di bawah air terjun itu, sebuah gua kecil terbentuk dikelilingi dinding atau tirai batu yang terbentuk dari endapan kapur.
Sementara itu tak jauh dari air terjun, sejumlah anak-anak terlihat asyik mandi dan bermain air dalam kolam yang sangat jernih. Mereka berenang ke sana ke mari dengan naungan rerimbun pepohonan yang begitu sejuk dan asri di sekelilingnya.
Enti, warga –Foto: Jatmika H Kusmargana
Itulah gambaran suasana alami lokasi wisata Gua Kebon, yang terletak di dusun Krembangan, Panjatan, Kulonprogo. Meski keberadaannya terbilang sudah cukup lama, namun lokasi wisata ini masih jarang dikunjungi, karena letaknya yang tersembunyi.
Berada di kawasan perbukitan sisi timur pusat kota Wates, Kulon Progo, Gua Kebon dapat ditempuh dengan kendaraan sekitar 30 menit dari kota Yogyakarta. Sampai di pertigaan Milir, Jalan Jogja-Wates, pengunjung dapat mengambil arah kiri dan mengikuti petunjuk yang sudah ada.
“Setiap akhir pekan seperti Sabtu dan Minggu, selalu ramai. Banyak pelancong dari Wates, Jogja atau luar kota datang ke sini,” ujar salah seorang warga, Enti.
Nama Guoa Kebon, dikatakan muncul karena sejarah tempat tersebut yang dulunya, gersang. Seorang syekh bernama Kiai Abdul Sholeh, konon berhasil membuat kawasan itu menjadi kebun subur yang banyak ditumbuhi tanaman.
“Di sekitar mata air itu ada sendang Kiai Pitu yang tidak bisa surut airnya. Sementara di bawah air terjun itu juga ada gua. Di situlah dulu, katanya Kiai Abdul Sholeh mengajar ngaji santri-santrinya. Saat perang kemerdekaan, gua itu juga pernah dipakai untuk sembunyi dari tentara Belanda,” katanya.
Selain biasa digunakan sebagai tempat rekreasi keluarga, kawasan lokasi wisata Gua Kebon juga kerap dikunjungi anak-anak sekolah mulai dari TK SD hingga SMP untuk menggelar acara perkemahan. Sejumlah kumpulan ibu-ibu juga tak jarang datang untuk menggelar acara.
“Memang belum ada tiket masuk, hanya parkir, saja” ucap Enti, menjelaskan.
Masih dalam tahap pengembangan, fasilitas lokasi wisata Gua Kebon saat ini memang belum sebagus tempat lainnya. Belum nampak gazebo-gazebo atau pun kamar mandi dan mushala bagi pengunjung. Meski begitu, akses jalan menuju lokasi sudah cukup bagus. Kawasan parkir juga dibangun cukup luas. Sejumlah pedagang juga nampak terlihat, khususnya saat hari Sabtu dan Minggu.
Salah seorang pengunjung asal Kulon Progo, Dewi, mengaku tertarik berkunjung ke Gua Kebon karena lokasinya yang cukup dekat. Ia menyebut, Gua Kebon memiliki kelebihan, yakni panorama serta suasana alam yang masih cukup asri.
“Pemandangan dan suasananya bagus, meskipun saat musim kemarau air terjun sedikit menyusut. Selain itu, di sini juga belum ada gazebo atau spot-spot untuk foto. Mudah-mudahan bisa segera dilengkapi,” harapnya.
Baca Juga
Lihat juga...