Jadi Pusat Penerimaan Bantuan, Bandara Sepinggan Siapkan Fasilitas Kargo

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

219

BALIKPAPAN — Ditunjuknya Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan sebagai titik berkumpul pesawat-pesawat negara sahabat yang ingin memberikan bantuan kemanusiaan untuk Palu dan Donggala, PT Angkasa Pura I Balikpapan mempersiapkan fasilitas kargo.

Selain itu, bandara SAMS Sepinggan Balikpapan juga difungsikan sebagai titik berkumpul pasukan Brimob dari berbagai daerah sebelum nantinya dikirim menggunakan Hercules ke Palu.

“Kami telah mendapatkan perintah dari AP pusat dan arahan dari pemerintah, kami menyiapkan fasilitas untuk kargo dari pemerintah asing,” ucap Farid Indra Nugraha, GM PT Angkasa Pura I Balikpapan, Rabu (3/10/2018).

GM PT Angkasa Pura I Balikpapan, Farid Nugraha. Foto: Ferry Cahyanti

Dijelaskannya, sebagai pengelola bandara juga telah menerima laporan dari Base Ops Lanud Balikpapan bahwa rata-rata 450 pengungsi telah masuk ke Balikpapan dalam sehari.

“Pengungsi yang dievakuasi terus berdatangan, dan pengungsi juga ingin melanjutkan penerbangan ke daerah lain seperti Surabaya, Jawa tengah juga daerah di Kalimantan,” terang Farid.

Sedangkan pengungsi yang ingin mengadu nasib di daerah Kalimantan, lanjut Farid, Angkasa Pura 1 akan mengkoordinasikan kepada pemerintah daerah terkait.

“Sementara yang kami lakukan, termasuk membantu mobilisasi pasukan Brimob dan TNI untuk di-BKO-kan ke lokasi bencana,” tandasnya.

Selain itu, pihaknya juga minta kepada maskapai yaitu Citilink dan Lion Air untuk menerapkan harga tiket terendah. Karena kondisinya para korban bencana dalam kondisi kesulitan.

“Harga tiketnya floor flight, harga yang paling rendah, karena mereka (korban gempa) harus dibantu,” pintanya.

Lanjut Farid, bagi anak-anak korban gempa diarahkan ke trauma centre dengan melibatkan polisi wanita dari Polda Kaltim.

“Yang mengalami luka ataupun sakit saat datang kami arahkan ke Kantor Kesehatan Pelabuhan dan rumah sakit yang sudah disediakan,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Kepala Biro Humas Kaltim, Riawati mengatakan, dalam penanganan pasien korban gempa dan tsunami, Menteri Kesehatan Nila Moeloek menyatakan RSUD Kanujoso dan RS Pertamina di Balikpapan telah siap menampung dan merawat korban gempa dan tsunami.

“Sesuai dengan arahan Gubernur, kita ikuti perkembangan dan terus berkoordinasi dengan semua pihak terkait. Prinsipnya Kaltim peduli dan siap siaga memberi dukungan,” imbuh Riawati.

Baca Juga
Lihat juga...