Jakarta Kirimkan Satgas Bencana ke Sulteng

Editor: Mahadeva WS

219

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, melepas puluhan personel yang merupakan gabungan dari berbagai instansi di Pemprov DKI Jakarta, yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Peduli Bencana Donggala-Palu. Pengiriman tersebut sebagai bentuk kepedulian dan keprihatinan Pemprov DKI terhadap bencana tsunami dan gempa bumi di Sulawesi Tengah. 

“Penderitaan yang dirasakan saudara-saudara kita di sana, kita juga merasakannya di sini. Dan kita mewujudkan kepedulian itu bukan semata-mata dengan rasa simpati dan mengirimkan doa saja. Itu penting,” kata Anies saat pelaksanaan upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monas, Jakarta Pusat, Senin (1/10/2018).

Satgas yang dikirim terdiri dari 83 personel. Tim akan diberangkatkan dengan pesawat komersil ke Sulawesi Tengah. Mereka akan membantu masyarakat Donggala dan Palu yang tertimpa musibah gempa dan tsunami. “Tetapi juga penting kita kirimkan 83 orang hari ini berangkat ke Sulawesi Tengah, untuk bekerja membantu di fase awal penanganan bencana gempa bumi dan tsunami di sana,” tambahnya.

Bantuan yang dikirimkan menjadi bukti nyata kepedulian Pemprov DKI terhadap korban bencana di Sulawesi Tengah. “Kepedulian itu bukan semata-mata dengan rasa simpati dan mengirimkan doa saja, tapi kita kirimkan 83 orang hari ini untuk berangkat ke Sulteng, bekerja membantu di dalam fase-fase awal penanganan bencana gempa bumi dan tsunami di Sulteng,” tandasnya.

Sementara itu, tim satgas yang dikirimkan diminta tidak memandang tugas ke Sulawesi Tengah sebagai suatu pengorbanan. Tetapi sebagai, bagian dari persiapan, untuk belajar menangani korban bencana. Sehingga mereka lebih siap menangani bencana dimanapun. “Saudara-saudara mendapatkan kehormatan meringankan beban saudara-saudara kita,” tukasnya.

Anies juga mengajak seluruh warga Jakarta, menyisihkan apa yang dimiliki untuk membantu korban bencana di Palu dan Donggala. Pengumpulan sumbangan warga Jakarta dilakukan di Balai Kota DKI sebagai posko.  “Saya mengajak warga, kita yang tidak berangkat bukan berarti tak berbuat, mari kita sumbangkan apa yang kita miliki, kita siapkan Balaikota menjadi salah satu tempat penampungan sumbangan warga Jakarta untuk Palu dan Donggala,” tandasnya.

Tim Satgas Peduli Bencana Pemprov DKI Jakarta dipimpin oleh Salman Anshori. Mereka berangkat ke Sulawesi Tengah pada 1 Oktober 2018, dengan menggunakan maskapai penerbangan komersial. Mereka akan bertugas sampai dengan Rabu (10/10/2018).

Satgas terdiri dari personel beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yaitu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI 10 orang, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan sebanyak 10 orang, Dinas Kesehatan sebanyak 20 orang, Bazis DKI sebanyak lima orang, Dinas Sosial 20 orang, Satpol PP 10 orang, Dinas Kehutanan dua orang, Biro Administrasi satu orang, Diskominfotik DKI empat orang dan Biro Kepala Daerah dan Kerja Sama Luar Negeri sebanyak satu orang.

Satgas tersebut membawa bantuan dari Pemprov DKI untuk korban bencana berupa, 75 lembar terpal, 200 buah mukena, dua tenda posko ukuran 4×4 meter, 100 buah sarung, 50 buah pakaian seragam, 105 buah kantong mayat, 75 buah kain kadar, dan 120 lembar selimut.

Baca Juga
Lihat juga...