Jangkau Sampah di Pinggiran, DLH Butuh Kendaraan Kecil

Editor: Mahadeva WS

145
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Balikpapan, Suryanto – Foto Ferry Cahyanti

BALIKPAPAN – Untuk menjangkau sampah yang berada di pinggiran kota, dan daerah sempit, Pemerintah Kota Balikpapan membutuhkan kendaraan berukuran kecil.

Dengan kondisi tersebut, Pemkot Balikpapan akan memperbanyak mobil-mobil pengangkut sampah dalam ukuran kecil serta motor roda tiga untuk pengangkut sampah. Armada tersebut dapat masuk dalam jalan dan gang sempit.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Balikpapan, Suryanto menjelaskan, alasan memperbanyak mobil kecil pengangkut sampah, karena hasil penelitian Kementerian Kemaritiman selama satu minggu di Balikpapan, salah satu sumber sampah di laut berasal dari pemukiman warga yang tidak terlayani mobil angkutan sampah milik DLH. “Salah satu sumber sampah yang masuk ke laut adalah sampah yang tidak terangkut dan sampah itu berada di daerah yang sulit dijangkau oleh kendaraan pengangkut sampah milik DLH,” ungkap Suryanto, Rabu, (3/10/2018).

Melalui hasil kajian tersebut, jumlah mobil kecil dan motor roda tiga pengangkut sampah, yang dapat masuk ke dalam gang sempit akan diperbanyak. Armada tersebut untuk mengambil sampah yang sudah terkumpul atau yang berada di pinggiran seperti ring empat dan lima.

Dalam proses pengangkutan sampah ke Tempat Penampungan Sementara (TPS), kondisi sampah sudah terpilah. Sampah kering masuk ke bank sampah, dan sampah basah diolah menjadi kompos. “Tentu saja kebijakan ini kita ambil dengan harapan sampah laut akan berkurang,” harap Suryanto.

Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup, mobil kecil dan motor roda tiga pengangkut sampah sudah ada 30 unit. Dan alokasi dananya diambil dari dana alokasi khusus dengan bantuan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. “Saat ini jumlah ada 30 unit itu dari DAK Kementerian LHK,” sebutnya.

Untuk mengurangi sampah yang masuk ke laut lanjut Suryanto, ke depan kota Balikpapan masih membutuhkan ratusan mobil-mobil kecil dan motor roda tiga untuk menjangkau setiap lingkungan rukun tetangga. “Harapannya setiap RT ada satu kendaraan roda tiga untuk menjangkau sampah, makanya dibutuhkan ratusan kendaraan kecil yang mampu menjangkau gang-gang kecil,” tutup Suryanto.

Baca Juga
Lihat juga...