Kalteng Kumpulkan Rp19,1 Miliar Bantu Bencana Sulteng

175
Ilustrasi bantuan korban bencana - Dokumentasi CDN

PALANGKA RAYA – Pemerintah dan berbagai elemen di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), sukses menggalang dana Rp19,1 miliar, untuk membantu korban bencana gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Penggalangan dana tersebut dilakukan pada saat upacara perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) TNI ke-73, yang dipimpin langsung oleh Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran, di halaman markas Polda Kalteng, Jumat (5/10/2018). “Pemerintah Provinsi mewaliki masyarakat Kalteng menyumbang Rp2 miliar yang diambil dari APBD. Tentu sumbangan itu atas persetujuan dari Ketua dan Anggota DPRD Kalteng,” tandasnya.

Dana sebesar Rp19,1 miliar yang berhasil dikumpulkan tersebut, berasal dari Pemprov Kalteng Rp2 miliar, Gubernur Kalteng atas nama pribadi dan keluarga sekira Rp1 miliar, Polda Kalteng Rp1,5 miliar, Pemerintah kabupaten/kota se-Kalteng Rp7 miliar, Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng bersama Asosiasi Pertambangan Kalteng Rp7,5 miliar, dan Korem 102 Panju Panjung.

Pemprov Kalteng tidak hanya membantu korban bencana di Sulteng, tapi juga di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Untuk bantuan ke NTB, Pemprov Kalteng menyediakan Rp10 miliar melalui APBD-P tahun 2018, yang telah disetujui pimpinan dan anggota DPRD Kalteng. “Informasi yang kami terima, personel Polda Kalteng akan berangkat ke Palu dan Donggala untuk membantu korban bencana. Setelah itu akan disusul oleh Pemerintah dan masyarakat yang ada di Kalteng,” kata Sugianto.

Kapolda Kalteng, Irjen Pol Anang Revandoko menyebut, hasil penggalangan dana tersebut akan disalurkan langsung ke Provinsi Sulteng. Bantuan tersebut akan langsung disalurkan ke posko-posko bantuan bencana di Palu, Donggala dan lainnya. “Bantuan yang nantinya disalurkan berupa logistik, obat-obatan, bahan makanan dan lainnya. Tenaga medis juga akan diberangkatkan dari Kalteng ke Sulteng,” t

andas Anang.

Sementara itu, Kodim 0616 Indramayu, Jawa Barat, beserta para jurnalis yang terhimpun dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), juga menggalang donasi untuk korban gempa dan tsunami di Palu, Donggala, Sulawesi Tengah. “Kodim 0616 bersama teman-teman berinisiasi menggalang dana dari instansi pemerintah, maupun masyarakat untuk meringankan beban para korban bencana yang berada di Sulawesi Tengah,” kata Dandim 0616/Indramayu, Letkol Kav Agung Nur Cahyono.

Dana yang terkumpul, akan disalurkan melalui lembaga resmi. Bantuan yang akan disalurkan tidak berbentuk uang, melainkan akan dibelanjakan sesuai apa kebutuhan para korban bencana. “Sesuai dengan kebutuhan disana terutama masalah bahan pokok, karena kalau berbentuk uang disana belum dapat dibelanjakan,” ujarnya.

Agung mengaku prihatin atas apa yang terjadi di Sulawesi Tengah dan turut berbela sungkawa kepada para korban. Dia berharap, bantuan yang diberikan bisa meringankan beban para korban. “Semoga dengan bantuan ini bisa meringankan beban mereka,” tandasnya.

Ketua PWI Indramayu, Agung Nugroho menambahkan, bantuan yang akan disalurkan tidakl banyak. Namun diharapkan bisa membantu meringankan masyarakat yang berada di Sulawesi Tengah. “Ini bentuk keprihatinan kami dan diharapkan mereka selalu diberikan ketabahan,” pungkasnya. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...