Kamis Pagi, Gunung Soputan Masih Erupsi

131
Kolom erupsi Gunung Soputan - Dokumentasi CDN

MINAHASA TENGGARA – Gunung Soputan di Sulawesi Utara, hingga Kamis (4/10/2018) pagi, masih mengalami erupsi. Pantauan dari Pos Pemantau Gunung Soputan. pada pukul 04.09 WITA, terlihat luncuran awan panas ke arah timur laut. Terpantai terjadi letusan stromboli setinggi 100-200 meter.

“Dari dini hari sampai pagi ini masih terjadi letusan. Kepulan asap putih kelabu juga terlihat dari puncak gunung, dengan estimasi ketinggian 1.000 sampai 2.000 meter,” kata Kepala Pos Pemantau Gunung Soputan Asep Saifullah di Silian, Kamis (4/10/2018).

Pada pukul 06.36 WITA, terjadi lagi letusan dengan kolom abu setinggi 1.500 meter. Dari puncak gunung, kolom abu mengarah ke Minahasa Selatan. Kolom abu teramati berwarna putih, dengan intensitas sedang hingga tebal. “Condong ke barat dan barat laut,” tambahnya.

Selain itu suara gemuruh dari puncak gunung masih terdengar di pos pemantau yang berjarak sekira 10 kilometer dari puncak gunung tersebut. Warga dan pendaki diminta tidak beraktifitas, atau mendekati area dalam radius empat kilometer dari puncak gunung.

Bupati Minahasa, Royke Roring meminta, warganya untuk menjauhi Gunung Soputan selama terjadi letusan. “Saya minta jangan ada warga yang mendekati atau melakukan pendakian di Gunung Soputan selama erupsi,” tegasnya.

Status Gunung Soputan berada dalam level III Siaga, dan masih berpotensi terjadi letusan lanjutan. Selain itu warga tinggal di kawasan terdampak abu letusan, diminta tidak beraktivitas di luar rumah sampai kondisi aman bagi kesehatan. “Masyarakat yang daerah terkena hujan abu, diminta untuk tidak keluar rumah karena partikel debu vulkanik ini berbahaya bagi kesehatan,” tandasnya.

Sementara itu sejumlah instansi terkait telah diperintahkan untuk melakukan penanganan di beberapa desa yang terdampak hujan abu. Kecamatan Kawangkoan Barat menjadi daerah yang terdampak hujan abu di Kabupaten Minahasa setelah letusan Gunung Soputan, Rabu (3/10/2018). “Semua instansi saat ini sudah melakukan penanganan di lapangan, seperti pembagian masker kepada masyarakat,” pungkasnya. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...