Kampung Binyeri di Biak Potensial Hasilkan Ikan Tuna

BIAK  – Kampung nelayan Binyeri, Distrik Yedidori, Kabupaten Biak Numfor, Papua menjadi salah satu desa potensial penghasil ikan tuna untuk memenuhi kebutuhan lokal.

“Nelayan Kampung Binyeri menggunakan cara pancing tradisional untuk memancing ikan tuna di perairan Binyeri-Samber, ya mencari ikan tuna dengan alat pancing sudah berlangsung turun-temurun,” ungkap Kepala Kampung Binyeri, Yacob Binwasef di Biak, Jumat.

Ia mengatakan, hasil tangkapan ikan tuna yang diperoleh nelayan kampung setempat cukup melimpah. Hasil tangkapan mereka dijual ke berbagai pasar lokal di Biak.

Ia mengatakan, nelayan ikan tuna Kampung Binyeri telah mendapat pembinaan dari Dinas Perikanan dan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Papua.

“Kebutuhan nelayan Binyeri ingin mendambakan bantuan kapal tangkap ikan jenis fiber, ya saat ini perwakilan nelayan Binyeri sudah diberikan kesempatan mengunjungi Cilacap, Jateng untuk melihat pembuatan beragam jenis kapal ikan,” ujarnya.

Yacob berharap, program kemitraan nelayan dengan BI Perwakilan Papua dan Dinas Perikanan dapat meningkatkan pendapatan keluarga nelayan Binyeri.

“Hasil dari pekerjaan nelayan seratusan kepala keluarga Kampung Binyeri dapat membiayai kebutuhan biaya pendidikan anak hingga perguruan tinggi,” ujar Yacob.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perikanan Biak, Effendi Igifrisa, mengakui, pihaknya mendata empat kampung potensial ikan tuna.

“Setiap hari ikan tangkapan nelayan Kampung Binyeri dapat memenuhi kebutuhan ikan bagi masyarakat lokal di pasar Biak,” katanya.

Berdasarkan Dinas Perikanan Biak, empat kampung penghasil ikan tunai di Kabupaten Biak Numfor, yakni Kampung Binyeri, Samber, Adabikam, dan Mandider. (Ant)

Lihat juga...