“Kampung Pinisi”, Destinasi Wisata Baru di Kota Balikpapan

Editor: Koko Triarko

185
BALIKPAPAN — Kampung warna-warni teluk seribu di Kelurahan Manggar, yang baru diresmikan pada 2017, menjad obyek wisata di kota Balikpapan yang dapat dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara. Tahun ini tak kalah menariknya, hadir destinasi baru di kawasan Kelurahan Klandasan Ilir, Kecamatan Balikpapan Selatan.
Kampung Pinisi di kelurahan Klandasan Ilir ini merupakan inisiatif warga menjadikan sebuah pemukiman sebagai destinasi wisata. Ketika memasuki kampung Pinisi, pengunjung akan merasakan suasana asri yang menampilkan rumah dengan cat warna-warni.
Beragam mural atau lukisan dinding menghiasi dinding sejumlah rumah, ketika memasuki gang pemukiman. Lukisan dinding sebagian besar bertemakan ikan dan laut, karena pemukiman ini berada di pinggir pantai Klandasan.
Ketua RT 32, Sri Rahayu, -Foto: Ferry Cahyanti
Di antara pemukiman ini, terdapat hiasan yang menarik berbahan daur ulang, yang memiliki daya tarik tersendiri dan membuat pengunjung akan merasakan keasrian dari kampung Pinisi.
Tidak banyak yang tahu, bahwa kampung ini dulu adalah pemukiman kumuh. Bahkan, pada 2008 sempat ludes terbakar. “Dari ratusan rumah, tidak ada satu pun yang tersisa,” ungkap Ketua RT 32, Sri Rahayu, Minggu (7/10/2018).
Kebakaran itu membuat separuh warga hengkang ke pemukiman lain. Sebagian lain tetap bertahan dan membangun kembali perkampungan itu. Kesamaan nasib tampaknya membuat mereka kompak untuk selalu berupaya membuat kampung menjadi lebih baik.
Berawal dari hal-hal kecil seperti tidak membuang sampah sembarangan, mendaur ulang barang bekas, memperindah jalan dengan bunga-bunga dalam pot.
Hingga puncaknya pada awal Agustus kemarin, Sri dan sejumlah tokoh kampung berinisatif untuk mengadakan lomba kebersihan dan keindahan blok. Kampung yang dihuni 140 keluarga itu memang terbagi menjadi delapan blok.
“Kami memanfaatkan momen perayaan kemerdekaan, bahkan biaya untuk cat kita mandiri dan menjadi inisiatif warga,” ulas Sri.
Akhirnya, perlahan kampung ini menjadi salah satu destinasi wisata di Balikpapan.
“Iya, terbukti kalau akhir pekan ada puluhan hingga seratusan orang berkunjung ke sini,” tandasnya.
Diharapkan, kampung Pinisi ini dapat terus berkembang dan bisa mendongkrak pariwisata di kota Balikpapan, sebagai daya tarik pengunjung untuk datang ke kota minyak.
“Tentunya kalau banyak pengunjung, ekonomi warga sekitar juga akan tumbuh seiring dengan dijadikan destinasi wisata,” imbuhnya.
Baca Juga
Lihat juga...