Kemarau Panjang, Petani di Mojogedang Butuh Pasokan Air

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

213

SOLO — Tak kunjung turun hujan di wilayah Solo dan sekitarnya membuat petani yang berada di area sulit air tak bisa berbuat banyak. Pasalnya, akibat minim pasokan, petani memilih tidak bertanam daripada merugi yang lebih banyak.

Salah satu petani di Mojoroto, Kecamatan Mojogedang, Karanganyar, Sugi mengatakan, tak sedikit petani menunggu hingga larut malam agar dapat memanfaatkan sumur disel. Bahkan, saat ini banyak yang tak bisa mengeluarkan air karena debit terus berkurang dan mengering.

“Saya dari pukul sembilan malam hingga pagi untuk nunggu disel. Kalau tidak ya tidak bisa tanam,” kata Sigi kepada cedana news, Senin (01/10/2018).

Memiliki sumur disel yang masih bisa disedot menurutnya sudah sangat beruntung di tengah kemarau panjang. Sumur-sumur banyak yang sudah tidak bisa mengeluarkan air sehingga 50 hektare lebih lahan petani dibiarkan tidak tergarap.

“50 hektare lebih sawah yang tidak digarap. Ya bagaimana lagi, pertani tidak bisa berbuat banyak,” ulasnya.

Selama hampir 50 tahun bertani di wilayah Mojogedang, Mbah Wage hanya menggantungkan saluran irigasi dari sungai yang ada di sekitar. Namun beriring perkembangan zaman, saluran tersebut tak lagi cukup. Di samping kondisi air yang terus menyusut, juga banyaknya lahan petani yang harus dialiri.

Salah satu petani di Mojogedang, Sigi atau Mbah Wage yang berharap bantuan sumur dalam. Foto: Harun Alrosid

Sementara untuk tampungan air, seperti embung atau waduk, di daerahnya sama sekali tidak ada.

“Harapan saya perlu diberikan sumur dalam yang bisa digunakan untuk irigasi. Tentu untuk kelompok tani, bukan untuk individu. Biar nanti bisa digilir,” tambahnya.

Hal serupa juga dikatakan Slamet, petani lain di wilayah Mojogedang. Di musim kemarau panjang seperti saat ini dirinya hanya bisa pasrah karena tidak ada air untuk pengairan.

Ia berharap ada uluran tangan dari pemerintah untuk bisa menyelesaikan persoalan petani di wilayah Mojogedang.

“Harapannya yang hanya satu, kalau tidak sumur dalam ya berdoa agar segera turun hujan,” katanya.

Baca Juga
Lihat juga...