KPU Jember: Posko GMHP di PPS dan PPK Sempurnakan DPT

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

210

JEMBER — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jember memaksimalkan gerakan melindungi hak pilih (GMHP) dengan mengajak masyarakat setempat untuk mendatangi sekretariat panitia pemungutan suara (PPS), panitia pemilihan kecamatan (PPK) pada 1 hingga 28 Oktober 2018.

Komisioner KPU Jember Ahmad Hanafi. Foto: Kusbandono

Komisioner KPU Jember, Ahmad Hanafi menyebutkan, posko GMHP berfungsi melayani masyarakat yang seharusnya memiliki hak pilih pada Pemilu 2019, tetapi belum masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT).

“Selama ini DPT sering menjadi persoalan, sehingga harus mendapatkan perhatian serius dari semua pihak, agar tidak ada lagi pemilih yang tidak terdaftar dalam DPT,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (4/10/2018) pukul 14.15 WIB.

Hanafi juga menambahkan, posko tersebut juga memberi kesempatan kepada masyarakat setempat untuk melaporkan pemilih yang telah masuk dalam DPT, tetapi telah meninggal dunia atau pindah alamat.

“Dibukanya posko GMHP juga dalam rangka penyempurnaan DPT untuk Pemilu 2019, sehingga tidak ada pemilih yang tercecer,” tambahnya.

Hanafi juga mengimbau partai politik juga aktif melaporkan ketika ada masyarakat atau konstituen yang belum terdaftar sebagai pemilih dan tidak masuk dalam DPT, sehingga akan ditindaklanjuti oleh penyelenggara pemilu.

“Sudah ada warga yang melaporkan ke posko di KPU Jember. Kami akan menindaklanjuti hal tersebut,” tandasnya.

KPU Jember telah menetapkan jumlah DPT Pemilu 2019 sebanyak 1.832.142 orang yang terdiri dari 904.063 pemilih laki-laki dan 928.079 pemilih perempuan. Sedangkan jumlah tempat pemungutan suara (TPS) tercatat sebanyak 7.666 titik dengan masing-masing 300 pemilih.

Baca Juga
Lihat juga...