KPU Surabaya Tetapkan Lokasi Pemasangan APK

283
Ilustrasi kampanye damai - Dokumentasi CDN

SURABAYA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya, menetapkan lokasi pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) Pemilu 2019. KPU Kota Surabaya telah mengeluarkan Surat Keputusan Nomor 1567/PL.01.5-Kpt/02/Kota/IX/2018 yang mengatur hal tersebut.

Komisioner KPU Surabaya Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat, Muhammad Kholid Asyadulloh mengatakan, SK tersebut berisi lokasi pemasangan, jenis, jumlah, dan ukuran APK untuk penyelenggaraan Pemilu 2019 di Wilayah Surabaya.

Ada beberapa lokasi yang dilarang dipasangi APK yakni, tempat ibadah, rumah sakit, gedung milik pemerintah dan lembaga pendidikan. Sementara untuk pemasangan APK di tempat yang merupakan milik perseorangan atau badan swasta harus disertai izin secara tertulis dari pemilik lokasi. “Pemasangan APK dilaksanakan dengan mempertimbangkan unsur etika, estetika, kebersihan, keindahan, dan keamanan,” ujar Kholid, Rabu (3/10/2018).

Berdasarkan hasil koordinasi KPU Surabaya dengan Pemkot Surabaya, serta memperhatikan Peraturan Daerah (Perda) No.8/2006 dan Perda No.10/2009, serta Peraturan Wali Kota Surabaya No.79/2012 dan Perwali 21/2018, terdapat 77 titik lokasi yang tidak diizinkan untuk pemasangan APK.

Sementara untuk lokasi atau jalan yang diizinkan untuk memasang APK adalah, Jalan A. Yani, Arjuna, Biliton, Bung Tomo, Demak, Diponegoro, Gresik, Gubeng, Gunungsari, Hang Tuah, Ikan Dorang, Ikan Kakap, Jagir Wonokromo, Jagir Wonokromo Wetan, Joyoboyo, Kalibutuh, Kalijudan MERR, Kapasari, Kedung Baruk, Kedung Cowek, Kedung Cowek Utara, Kenjeran, Kusuma Bangsa, Kusuma Bangsa 010-012, Mastrip, Ngagel, Pasar Kembang, Perak Utara, Perak Timur, Pulo Wonokromo.

Kemudian di Jalan, Raya Gubeng-Sumatera, Sidorame, Sisingamaraja, Ir. Soekarno, Stasiun Wonokromo, Sulawesi, Sultan Iskandar Muda, Tol Surabaya-Gresik, Wonokromo, Wonokromo Pasar, Wonokromo S, Margorejo/Margorejo Indah, Mayjend Sungkono, Adityawarman, Urip Sumoharjo, Raya Darmo, Sulawesi, Kertajaya, Manyar Kertoarjo, Gubernur Suryo, Yos Sudarso, Pemuda, Panglima Sudirman, Basuki Rahmat, Embong Malang, Blauran, Tunjungan, Praban, HR. Mohammad, Genteng Kali, Jembatan Genteng, Undaan, Wali kota Mustajab, Wijaya Kusuma, Slamet.

“Untuk pedestrian yang tidak boleh dipasang APK yakni Jalan Kayoon, Bubutan, Dharmawangsa, Soetomo, Kedungsari, Jemursari, Ciliwung, Hayam Wuruk Samping KFC, Rajawali, Airlangga dan Embong Malang,” tambahnya.

Sedangkan lokasi yang tidak diizinkan dipasangi APK, kecuali hanya spanduk dengan panggung yang tersedia yakni di Jalan Kalianyar, Jemur Handayani, Dharmawangsa, Diponegoro, Kedungdoro, Ngagel Jaya Utara, Taman Flora (Kebun Bibit), Ngemplak, Gubeng Pojok, Raya Gubeng-Sumatera, Sriwijaya, Jemursari, Kendangsari, Panjang Jiwo, Indrapura, Perak barat, Nginden dan Tambak Rejo.

Untuk lokasi yang tidak diizinkan pemasangan APK, kecuali hanya baliho dengan panggung yang tersedia yakni di Jalan Jemursari, Kendangsari, Kalijudan, Indrapura, Manyar, Menur Prumpungan, KH Mas Mansyur, Bunguran, Indragiri, Klampis, Rungkut Mapan, Margomulyo dan Bengawan. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...