KY Loloskan 25 CHA ke Tahap Berikutnya

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

140
Ketua Tim Seleksi CHA KY Aidul Fitriciada Azhar. Foto: M. Hajoran Pulungan

JAKARTA — Komisi Yudisial (KY) meloloskan 25 calon hakim agung (CHA) dari 81 peserta dan selanjutnya akan menjalani seleksi kesehatan dan kepribadian.

“16 orang dari jalur karier dan sembilan orang dari jalur nonkarier. Selanjutnya mereka akan menjalani seleksi kesehatan dan kepribadian,” kata Ketua Bidang Rekrutmen Hakim KY Aidul Fitriciada Azhari di Jakarta, Kamis (11/10/2018).

Aidul menyebutkan, berdasarkan kategori jenis kelamin, 22 laki-laki dan hanya tiga orang perempuan. Dilihat dari profesi yang lulus seleksi kualitas, 16 orang hakim karier, empat akademisi, dan 5 orang profesi lain.

“Berdasarkan kamar yang dipilih, enam orang memilih pidana, 11 perdata, empat agama, dua orang memilih Tata Usaha Negara khusus pajak, dan dua CHA memilih kamar militer,” ungkapnya.

Aidul menjelaskan, untuk materi seleksi kepribadian (profile assessment) nantinya meliputi penilaian kompetensi dan kepribadian, rekam jejak, dan masukan dari masyarakat.

Khusus rekam jejak dan masukan masyarakat, KY bekerja sama dengan KPK dan PPATK terkait Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dan aliran dana yang tidak wajar dari para peserta.

“Kita berharap partisipasi masyarakat agar memberikan informasi atau pendapat secara tertulis tentang integritas, kapasitas, perilaku, dan karakter para CHA yang telah dinyatakan lulus pada tahap ini. Pemberian informasi diminta untuk mencantumkan identitas yang jelas,” sebutnya.

Bukan hanya itu saja, Aidul juga memberikan kesempatan kepada masyarakat yang ingin melapor, informasi atau pendapat tertulis dapat diterima Tim Seleksi CHA paling lambat 22 Oktober 2018 pukul 16.00 WIB yang dialamatkan ke email: rekrutmen@komisiyudisial.go.id atau alamat KY.

“Kita juga mengingatkan agar peserta seleksi mengabaikan pihak-pihak yang menjanjikan dapat membantu keberhasilan/kelulusan dalam proses seleksi CHA ini. Karena hal tersebut merupakan penipuan dan tidak besar, kalau mereka mengatasnamakan KY,” ujarnya.

Seperti diketahui, seleksi CHA ini untuk mengisi 8 orang hakim agung dengan rincian: 1 orang untuk kamar Pidana, 1 orang untuk kamar Agama, 2 orang untuk kamar Militer, 3 orang untuk kamar Perdata, dan 1 orang untuk kamar Tata Usaha Negara khusus pajak.

Baca Juga
Lihat juga...