Lima Anggota DPRD DKI, Mundur

Editor: Satmoko Budi Santoso

2.076

JAKARTA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta mengumumkan soal pengunduran diri kelima anggota DPRD DKI di dalam rapat paripurna. Oleh karena itu, mereka mengundurkan diri sebagai anggota DPRD DKI Jakarta periode 2014-2019 di gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (4/10/2018).

“Sebagai syarat pendaftaran calon legislatif tahun 2019, Saudara Haji Lulung AL telah membuat surat pernyataan mengundurkan diri sebagai anggota DPRD DKI masa jabatan 2014-2019 yang ditujukan kepada ketua DPRD DKI Jakarta pada 30 juli 2018,” kata Wakil Ketua DPRD DKI, Triwisaksana.

Dia menyatakan, setelah surat keputusan (SK) dari Kemendagri telah diterbitkan, maka Ichwan Zayadi yang menggantikan posisi Wakil Ketua DPRD DKI, Abraham Lunggana alias Haji Lulung mundur dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) segera dilantik.

“Ini baru diumumkan saja, nanti setelah kita berkirim surat ke Mendagri. Baru setelah itu dilantik, efektif bekerja setelah dilantik,” ucapnya.

Triwisaksana menyebutkan bahwa status Ichwan Zayadi sampai saat ini masih merupakan calon Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta. Pengesahan nantinya baru akan dilakukan menunggu surat keputusan dari Kementerian Dalam Negeri.

Menurut rencana, pengesahan Ichwan itu akan dilakukan dalam 1-2 minggu ke depan. Selain mengangkat Ichwan sebagai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, surat keputusan itu nantinya juga akan secara resmi menghentikan Lulung dari posisinya.

Selain Lulung, Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta juga mengumumkan empat nama anggota lain yang turut mengalami pergantian antar waktu.

Diberitahukan selain Lulung, anggota Fraksi PPP lainnya, Riano P Ahmad, juga mengundurkan diri. Riano juga mengikuti jejak Lulung untuk pindah ke PAN. Kini Riano menjadi caleg DPRD DKI dari PAN dari daerah pemilihan DKI Jakarta 1 yang meliputi wilayah Jakarta Pusat.

“Riano Ahmad, Fraksi PPP, mengundurkan diri dari anggota DPRD DKI per tanggal 14 Agustus 2018,” kata Triwisaksana.

Tiga anggota DPRD DKI lainnya yakni anggota Fraksi Partai Hanura Wahyu Dewanto yang mengundurkan diri pada 27 Juli 2018, anggota Fraksi Hanura Jamaluddin Lamanda mengundurkan diri pada 30 Juli, dan anggota Fraksi Partai Nasdem Inggard Joshua yang mengundurkan diri pada 30 Juli.

Wahyu dan Inggard sama-sama terdaftar sebagai caleg DPRD DKI Jakarta dari Partai Gerindra. Sementara Jamaluddin memutuskan pindah ke Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk mencalonkan diri sebagai anggota DPRD DKI pada Pileg 2019.

“Karena nyaleg di partai yang lain, jadi sesuai dengan Peraturan KPU, mereka harus mengundurkan diri dan segera digantikan antar-waktu dengan yang lainnya,” ucapnya.

Pengganti kelima anggota DPRD DKI yang mengundurkan diri akan diisi oleh caleg pada 2014 yang memiliki suara terbanyak setelah mereka.

Sementara Anggota Fraksi Partai Persatuan Pembangunan, Ichwan Zayadi, mengatakan, penunjukannya sebagai calon wakil ketua DPRD tidak disertai campur tangan Abraham “Lulung” Lunggana. Namun, Zayadi mengaku akan berkomunikasi dengan Lulung.

“Ini kan urusan internal partai, tetapi nanti kita akan sowan ke Lulung, saya akan sowan,” ujar Zayadi.

Kemudian Zayadi mengatakan, dia akan bersikap kritis terhadap program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang tidak sesuai dengan kepentingan rakyat.

“Kita harus mendukung program pemda yang baik. Kalau yang tidak sesuai, tidak bermanfaat buat program masyarakat, ya kita akan kritisi juga,” ujarnya.

Nama Zayadi sudah diusulkan melalui rapat paripurna tadi siang. Dia mengaku merasa terhormat karena telah diusulkan menjadi wakil ketua DPRD. Dia menjelaskan awalnya ditunjuk oleh Ketua DPW PPP DKI Jakarta. Penunjukannya tidak berkaitan dengan hitung-hitungan perolehan suara pada Pemilihan Legislatif 2014.

“Saya langsung ditunjuk saja,” ujar Zayadi.

Sebelumnya, Abraham Lunggana alias Haji Lulung mundur dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) lalu surat pengunduran dirinya itu diteken pada 30 Juli 2018 dan diterima langsung oleh Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi.

Lulung sendiri memutuskan untuk mundur dari jabatannya karena namanya sudah resmi tercatat sebagai calon legislatif (caleg) DPR RI pada Pemilu 2019 lewat PAN (Partai Amanat Nasional). Sesuai aturan yang ditetapkan, Lulung memang harus mundur dari posisinya sebagai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta.

Pada Pileg 2014, Lulung diketahui mendaftar sebagai caleg dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) hingga terpilih sebagai anggota DPRD DKI. Lulung kini mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI lewat Partai Amanat Nasional (PAN).

Dalam daftar calon tetap (DCT) yang dikeluarkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Lulung menjadi caleg di daerah pemilihan DKI Jakarta 3 dengan nomor urut 1 di PAN.

Baca Juga
Lihat juga...