LPA Riau Targetkan Pembukaan Kelas Anak Ceria Baru

157
Ilustrasi suasana belajar di dalam kelas - Foto Dokumentasi CDN

PEKANBARU – Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Riau, menargetkan akan membuka Kelas Anak Ceria baru, di tiap kecamatan yang ada di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Target tersebut mempertimbangkan tingginya animo anak kurang mampu, untuk meraih kesempatan belajar secara gratis.

“Untuk saat ini, kita masih survei setiap kecamatan di Kota Pekanbaru, yang layak untuk dibangun ruang kelas baru bagi anak-anak yang membutuhkan program tersebut,” kata Koordinator Kelas Anak Ceria, Fajar Yudha Utomo, Sabtu (13/10/2018).

Program kelas anak ceria merupakan bagian dari kepedulian LPA, terhadap masalah pendidikan anak terlantar dan miskin di Riau. Masih banyak anak kurang mampu di daerah tersebut, yang belum tersentuh pendidikan, bahkan banyak juga yang mengalami putus sekolah.

Untuk menampung anak kurang mampu, saat ini LPA Riau sudah membangun satu unit Kelas Anak Ceria. Di kelas anak ceria tersebut, dilakukan pembelajaran sekolah untuk membangun karakter, serta menjadi ruang bermain anak. “Jadi di sini anak-anak juga dididik, agar memiliki karakter yang baik, lalu kita juga menerapkan belajar sambil bermain agar anak-anak tidak bosan, tentunya dipandu oleh relawan yang berkompeten,” katanya.

Saat ini program tersebut, membutuhkan lebih banyak sukarelawan, terutama yang berasal dari mahasiswa atau alumni Fakultas Keguruan dan Pendidikan, atau dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA). Selain sukarelawan, kendala lain yang dihadapi adalah dana operasional, yang selama ini hanya didanai dari donatur dan iuran pengurus. “Ke depan untuk mengatasi keterbatasan anggaran ini kami akan mencoba mengajukan proposal ke donatur yang berasal dari sejumlah perusahaan, perorangan serta pemerintah daerah agar Kelas Anak Ceria bisa berkembang,” katanya.

Pihaknya optimistis, Kelas Anak Ceria dapat membuka kelas baru lagi, di berbagai kecamatan di Pekanbaru. Dan tujuan untuk membantu anak dari kalangan tidak mampu agar bisa belajar, dan kelak mereka menjadi sumber daya manusia berkualitas bisa terpenuhi. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...