Mien Uno Diminta Pak Harto Memperjuangkan Rakyat Miskin

Editor: Mahadeva WS

238

JAKARTA – Salah satu tokoh wanita Indonesia, Mien Uno, mengaku, selalu ingat pesan mendiang Presiden ke-dua Indonesia, Jenderal Besar HM Soeharto, dan Ibu Negara, Tien Soeharto, yang disampaikan kepadanya.

Pak Harto dan Ibu Tien, selalu memanggil Dirinya dengan panggilan jeng Mien. Bagi Mien, panggilan tersebut, bermakna sayang orang tua kepada anak. “Saya selalu ingat pesan Pak Harto dan Ibu Tien. Jeng Mien, yang harus selalu diingat dan diperhatikan itu orang kalangan bawah atau orang miskin. Mereka, rakyat miskin harus diperjuangkan. Itu pesan Beliau berdua pada saya,” kata Mien Uno, usai deklarasi Emak-Emak Militan Prabowo Sandi Rumah Aspirasi Cut Meutia (EMPADI RACM), di Rumah Aspirasi Prabowo Sandi, Jakarta Pusat, Jumat (26/10/2018).

Menurutnya, perjuangan Pak Harto dan Ibu Tien membangun Indonesia, untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat sangat luar biasa. Saat ini disebutnya, ada istilah yang didengungkan masyarakat kelas bawah, bahwa kehidupan sangat enak di zaman Pak Harto. Karena, harga-harga kebutuhan pokok murah, mencari pekerjaan juga mudah, sekolah juga gampang dan berkecukupan pangan.

“Pak Harto bisa swasembada pangan, sekolah ngampang, cari kerja juga. Tapi sekarang ini porak poranda, padahal diberi landasan bagus oleh Pak Harto dan Ibu Tien, bagaimana mengelola suatu negara dan membuat rakyat sejahtera,” tukas pemilik nama lengkap Rachmini Rachman Uno tersebut.

Menurutnya, landasan membangun negara yang mulia, untuk mencapai Indonesia yang adil dan makmur, akan diperjuangkan oleh Calon Presiden, Prabowo Subianto, dan Calon Wakil Presiden, Sandiana Uno. “Prabowo dan Sandi ingin memperbaiki Indonesia adil dan makmur seperti zaman Pak Harto,” ujar Mien Uno.

Untuk mewujudkannya, Mien Uno berharap, adanya dukungan emak-emak militan. Menurutnya, kalau Prabowo dan Sandi tidak meraih kesuksesan, hal itu adalah salah kita, sebagai relawan yang kurang berjuang.  “Kita hanya punya rakyat dan Allah SWT. Justru kita harus gerakkan masyarakat bawah. Seperti Ibu Titiek Soeharto tadi katakan, bahwa kita harus berjuang keras, cerdas, dan iklas mendukung Prabowo Sandi,” tandasnya.

Emak-emak yang tergabung dalam EMPADI RACM, harus menjadi relawan yang turun gunung, menggerakkan keluarga, saudara dan generasi milienial. Emak-emak, harus menjadi juru kampanye yang santun, cerdas dan iklas, tidak bertutur kata yang kasar. “Emak-emak dengan kerudung cantik, turun kampanye yang santun, cerdas dan iklas. Kita tunjukkan integritas dan kejujuran menggapai Indonesia adil dan makmur,” pungkas wanita kelahiran 77 tahun lalu tersebut.

Baca Juga
Lihat juga...